Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Kunjungi SMA Kebangsaan, Gubernur Arinal Dukung Pendidikan Karakter Calon Pemimpin Bangsa
Lampungpro.co, 17-Mar-2020

Heflan Rekanza 1251

Share

Terkait merebaknya virus corona saat ini, Gubernur Arinal menyampaikan dalam rangka pencegahan di lingkungan satuan pendidikan, maka perlu dilakukan langkah-langkah pencegahan di antaranya mengoptimalkan peran Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), memastikan ketersediaan sarana cuci tangan pakai sabun (CTPS) dan alat pembersih sekali pakai (tisue) di lingkungan sekolah.

"Kemudian melakukan pembersihan ruangan dan lingkungan sekolah secara rutin, melaporkan kepada Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan atau Pemerintah Daerah setempat bila ditemukan gejala-gejala seseorang terinfeksi Covid-19. Dan menjaga pola hidup sehat bagi semua siswa dan guru  dengan mengkonsumsi makanan bergizi, protein tinggi dan buah-buahan," imbaunya.

Sementara itu, pendiri SMA Kebangsaan Zulkifli Hasan mengapresiasi kehadiran Gubernur Arinal. "Terimakasih Pak Gubernur sudah berkenan hadir. Anak-anak sangat mengharapkan dukungan dan bimbingan Pak Gubernur, karena bapak adalah orang tua bagi anak-anak. Dan anak-anak inilah yang 20 tahun ke depan akan menggantikan kepemimpinan kita," jelas Zullkifli.

Ia menjelaskan bahwa dalam mendukung pendidikan anak-anak, pihaknya juga akan berupaya membantu mencarikan beasiswa untuk kuliah di IPB sampai menjadi sarjana. Falam kesempatan itu, Rektor IPB Arif Satria menjelaskan dalam rangka mempersiapkan generasi muda yang mampu menghadapi perubahan, maka generasi tersebut harus responsif terhadap perubahan. 

"Spesies yang survive bukanlah spesies yang kuat dan pintar, tetapi spesies yang responsif terhadap perubahan. Jadi kita tidak cukup hanya pintar dan kuat, tetapi harus mampu merespon bagaimana perubahan terjadi," jelas Arif.

Ia menjelaskan bahwa saat ini, perubahan teknologi semakin lama semakin diperlukan untuk meningkatkan produksi, efisiensi, dan lainnya. "Di era revolusi industri 4.0, teknologi semakin berkembang, bahkan saat ini IPB telah menemukan aplikasi untuk mentranslet tangisan bayi. Ke depan juga, petani akan memantau pertanian menggunakan teknologi seperti penggunaan drone," jelasnya.

Dalam menghadapi era baru ini, jelas Aris, maka yang sangat diperlukan adalah soft skill seperti inovasi dan kreativitas. Hal ini dikarenakan faktor sukses di dunia kerja sekitar 85 persen berasal dari soft skill, dan 15 persennya dari hard skill. 

1 2 3

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Tepuk Tangan, Air Mata, dan Guru PPPK...

Sorak bahagia pecah di GSG Karya Bakti, tapi realisasi...

18886


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved