Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Lebih Takut Daging Babi daripada Uang Korupsi?
Lampungpro.co, 07-Nov-2026

Asyihinpro 207

Share

Pemimpin Redaksi Lampungpro.co, Irwan One Ariefyanto

Siang itu pantry kantor gempar. Anwar, office boy yang rajin dan polos, keluar dengan wajah pucat, napas ngos-ngosan, mata berair. Ia lari ke kamar mandi dan muntah di wastafel sampai rekan-rekannya mengira ia hamil. Untung tidak ada yang sempat mengadakan syukuran empat bulanan.

Ternyata bukan. Setelah makan siang direksi, Anwar membereskan meja rapat dan melihat sisa hidangan mewah yang belum tandas. Demi menghemat uang makan, ia mencicipi sepotong. Enak. Empuk. Bumbunya meresap, tidak seperti nasib karyawan golongan bawah. Untuk pertama kalinya ia merasakan fasilitas direksi masuk ke tubuhnya.

Lalu seorang rekan berbisik, "War, itu babi."

Seketika seluruh kenikmatan tadi berubah status dari bonus kantor menjadi bencana pribadi. Sepotong rasa enak itu mendadak terasa seperti kesalahan terbesar sejak manusia menemukan tombol "reply all".

Melihat Anwar gemetar seperti baru menerima hasil ujian hidup, saya teringat pemandangan lain yang jauh lebih sering kita temui.

Ada oknum pejabat dengan koleksi mobil yang lebih banyak daripada jumlah anaknya, bahkan mungkin lebih banyak daripada jumlah pertanyaan wartawan yang bersedia ia jawab. Garasinya terlihat seperti pameran otomotif yang kehilangan sponsor. Rumahnya bak istana. Umrahnya hampir tiap tahun sampai pantas mendapat kartu member platinum.

Masalahnya sederhana.

Gaji resminya, kalau dihitung dengan kalkulator paling jujur, bahkan pagar rumahnya masih terasa terlalu ambisius. Kalau semua hartanya benar berasal dari gaji, rumah itu seharusnya masih berupa gambar denah dan doa.

1 2 3 4 5 6 7 8

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lebih Takut Daging Babi daripada Uang Korupsi?

Siang itu pantry kantor gempar. Anwar, office boy yang...

208


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved