Kita tahu besok akan muncul lagi. Yang belum pasti hanya daerah mana yang kebagian.
Bahkan dalam beberapa hal, korupsi terasa lebih konsisten daripada ramalan cuaca.
Sebaliknya, orang yang ketahuan makan babi bisa menjadi bahan obrolan sekampung. Karier sosialnya tamat. Reputasinya diaudit. Namanya beredar lebih cepat daripada brosur pinjaman online.
Fenomena ini tidak berhenti pada pelaku korupsi. Kadang masyarakat ikut membantu menormalkan dugaan korupsi.
Hal itu terlihat ketika mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menjalani sidang dugaan korupsi kuota haji. Sejumlah pendukung menyambutnya dengan lantunan shalawat, sebagian bahkan mengenakan kaus bergambar dirinya.
Setiap orang tentu berhak memberi dukungan moral. Terdakwa juga berhak memperoleh pembelaan dan peradilan yang adil.
Tetapi ada perbedaan antara mendoakan seseorang agar mendapat keadilan dan memperlakukannya seperti artis yang baru turun dari panggung konser.
Pengadilan bukan acara meet and greet.
Berikan Komentar
Siang itu pantry kantor gempar. Anwar, office boy yang...
238
237
07-Nov-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia