Ada pun materi yang disampaikan, mencakup terkait bagaimana cara menguubah perilaku hidup sehat dengan tidak membuang air besar sembarangan.
Dalam sosialisasi ini juga dijelaskan dampak dari buang air besar sembarangan, dan bagaimana contoh jamban sehat yang layak digunakan.
Program ini diinisiasi Kelompok KKN terdiri dari Haikal Suryawan, M. Alfan Suryawijaya, Fitra Ballack Albana, Miranda Dwi Sapitri, Dewi Nur Huly, Triya Arisandi, dan Syaharani Shella Salsabila, yang dibina Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. Feni Rosalia, M.Si.
Tujuan Tim KKN Unila memilih program kerja ini salah satunya, program ini merupakan prioritas nasional dalam menanggulangi buang air sembarangan, karena Indonesia menjadi nomor dua negara yang paling tinggi angka buang air besar sembarangan berjumlah 58 juta orang, hal ini bisa menjadi pemicu stunting.
Koordinator Desa, Haikal Suryawan mengatakan, pihaknya berharap setelah dilaksanakan program kerja tersebut, masyarakat Pekon Sanggi dapat memahami bahaya buang air besar sembarangan.
"Lewat program ini, kami berharap masyarakat memiliki bekal pengetahuan untuk mengubah kebiasaan buruk dalam melakukan buang air besar sembarangan ini," kata Haikal Suryawan.
Kemudian selain itu, mahasiswa KKN Unila juga berharap, dengan program kerja tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat yang belum memiliki jamban sehat.
Berikan Komentar
Mengapa pembeli dari luar Lampung mampu menawarkan harga gabah...
2927
Lampung Selatan
935
Lampung Selatan
755
Kominfo LamSel
872
207
08-Sep-2026
217
08-Sep-2026
316
08-Sep-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia