“Daya terima makanan perlu menjadi perhatian karena makanan yang bergizi belum tentu dihabiskan apabila cita rasa, variasi menu, atau jenis makanan kurang sesuai dengan kesukaan siswa. Evaluasi ini penting sebagai bahan perbaikan agar makanan yang disediakan dapat dikonsumsi dengan lebih baik,” jelasnya.
.jpeg)
Menurutnya, hasil evaluasi daya terima dapat menjadi bahan pertimbangan untuk memperbaiki menu MBG agar lebih sesuai dengan kebutuhan dan penerimaan siswa. Dengan begitu, makanan yang disediakan diharapkan tidak banyak tersisa dan manfaat gizinya dapat lebih optimal.
Sementara itu, anggota tim peneliti lainnya, Yeti Rahelli, M.K.M., menekankan pentingnya edukasi gizi untuk membangun kesadaran siswa mengenai manfaat makanan yang dikonsumsi setiap hari.
“Siswa perlu memahami bahwa setiap komponen makanan memiliki manfaat. Karbohidrat membantu memenuhi kebutuhan energi, protein mendukung pertumbuhan dan perbaikan jaringan, sedangkan serat berperan dalam menjaga kesehatan pencernaan. Karena itu, mengurangi sisa makanan juga perlu disertai pemahaman tentang pentingnya zat gizi bagi tubuh,” ungkapnya.
Kepala SMP Negeri 2 Metro, Martati, S.Pd., M.Pd., menyambut baik penelitian dan edukasi yang dilakukan tim Polinela. Ia berharap program MBG tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan gizi siswa, tetapi juga mendorong terbentuknya kebiasaan makan yang baik.
Berikan Komentar
Ketika seorang kawan naik takhta, orang-orang yang dahulu membantunya...
3741
Bandar Lampung
1708
Kominfo Lampung
2548
193
19-Oct-2026
312
19-Oct-2026
222
19-Oct-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia