Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Marak di Ramadan, Satu Meninggal, Polisi Razia Meriam Bambu Spiritus di Wonosobo Tanggamus
Lampungpro.co, 22-Apr-2021

Amiruddin Sormin 2310

Share

Petugas Polsek Wonosobo saat merazia meriam bambu dari anak-anak, Kamis (22/4/2021). LAMPUNGPRO.CO/HUMAS POLRES TANGGAMUS

WONOSOBO (Lampungpro.co): Pasca meninggalnya satu pelajar SD akibat meriam bambu di Semaka, Tanggamus, Polsek Wonosobo menggelar razia, Kamis (22/4/2021). Petugas Bhabinkamtibmas menyita sejumlah meriam bambu dari anak-anak dan remaja atas arahan Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya.


Selama Ramadan ini, permainan meriam bambu berbahan spiritus ini marak di berbagai pekon. Biasanya, anak-anak memainkannya menjelang berbuka puasa dan setelah sahur. 

Menurut Bhabinkamtibmas Pekon Sridadi, Kecamatan Wonosobo, Bripka Rudi, pihaknya menemukan sejumlah anak-anak memainkan meriam mainan yang dimodifikasi berbahan bakar spiritus. Pasalnya, meriam mainan barang berbahaya sehingga pihaknya memberikan himbauan kepada anak-anak agar berhenti memainkannya.

Terpisah, Kapolsek Wonosobo Iptu Juniko, mengatakan meriam yang diamakan pihaknya berbahan bakar spiritus dan sangat berbahaya sebab menimbulkan ledakan. "Meriam ini dimodifikasi sedemikian rupa, dengan bahan bakar spiritus dimasukan kedalam tabung yang kemudian ditutup, kemudian dikocok menghasilkan gas. Lalu pemantiknya dibakar sehingga menimbulkan ledakan," kata Iptu Juniko di Mapolsek Wonosobo.

Anak-anak mencampur spiritus dan minyak tanah pada bahan isian tabung. Untuk mengantisipasinya lebih baik meriam maianan tersebut diamankan dan apabila masih ada agar dimusnahkan. "Demi kebaikan dan keselamatan masyarakat, agar masyarakat tidak main meriam bambu maupun sejenisnya juga petasan," kata Iptu Juniko. (PRO1)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

15694


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved