Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Pemkab Lampung Selatan Bidik Peringkat Nindya di Penganugerahan Parahita Ekapraya 2026
Lampungpro.co, 27-Oct-2026

Febri 185

Share

Pemkab Tubaba Saat Gelar Rakor | Lampungpro.co/Dok Kominfo

KALIANDA (Lampungpro.co): Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan, menargetkan peningkatan peringkat Penganugerahan Parahita Ekapraya (PPE) dari pratama menjadi nindya pada tahun 2026 ini

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Lampung Selatan, M. Darmawan mengatakan, upaya tersebut dilakukan dengan memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah, serta memastikan kebijakan, dan program pembangunan telah mengintegrasikan perspektif kesetaraan gender.

"Kami minta seluruh perangkat daerah terkait, untuk menyiapkan petugas yang bertanggung jawab, serta memastikan dokumen dan data dukung tersedia secara lengkap, yang bisa dipertanggungjawabkan," kata M. Darmawan saat rapat di Aula Rajabasa Kantor Bupati Lampung Selatan, Senin (26/10/2026).

Rapat tersebut, menjadi bagian dari upaya memastikan kesiapan dokumen, data dukung, dan bukti pelaksanaan Pengarusutamaan Gender (PUG) menjelang tahapan verifikasi penilaian.

Menurutnya, kesiapan tersebut penting untuk menunjukkan bahwa komitmen pemerintah daerah terhadap kesetaraan gender tidak hanya tertuang dalam kebijakan, tapi juga diwujudkan melalui program dan kegiatan yang responsif gender.

"Seluruh perangkat daerah yang berkaitan dengan penilaian PPE, kami minta menyiapkan petugas yang bertanggung jawab terhadap dokumen dan data dukung. Pastikan seluruh bahan yang diperlukan tersedia dengan baik, sehingga dapat dipertanggungjawabkan saat proses verifikasi," ujar M. Darmawan.

Anugerah Parahita Ekapraya sendiri, merupakan bentuk apresiasi dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) RI kepada kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah, atas komitmen serta upaya dalam mewujudkan kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan, dan perlindungan hak anak melalui strategi PUG.

Pada penilaian PPE 2026 ini, proses evaluasi dijadwalkan berlangsung dalam beberapa tahapan, mulai dari evaluasi mandiri pada Februari - April 2026, evaluasi administrasi pada 16-18 Oktober 2026, verifikasi lapangan pada 3 November 2026, hingga pengumuman hasil pada Desember 2026.

Tahap verifikasi tersebut, menjadi kesempatan bagi tim penilai untuk mendalami komitmen dan implementasi kesetaraan gender di masing-masing perangkat daerah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Lampung Selatan, Nessi Yunita mengungkapkan, keselarasan informasi dengan dokumen pendukung, menjadi salah satu perhatian utama dalam menghadapi tahapan tersebut.

Nessi berharap, seluruh perangkat daerah dapat menyampaikan data secara akurat sesuai kondisi dan pelaksanaan program di lapangan, sekaligus menunjukkan dukungan pimpinan terhadap penerapan pengarusutamaan gender.

"Kami berharap, jawaban dan dokumen yang disampaikan saat verifikasi selaras dengan kondisi, serta implementasi di lapangan, sehingga hasil penilaian dapat meningkat," ungkap Nessi Yunita.

Target peningkatan dari pratama menjadi nindya sendiri, diharapkan tidak hanya menjadi capaian dalam penilaian penghargaan, tapi juga memperkuat penerapan perspektif gender dalam seluruh siklus pembangunan daerah, mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, hingga evaluasi program.

Melalui koordinasi yang lebih kuat dan dukungan seluruh perangkat daerah, Pemkab Lampung Selatan berupaya memastikan prinsip kesetaraan gender semakin terintegrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan, sehingga manfaat program dapat dirasakan secara lebih adil oleh masyarakat. (***)

Editor : Febri Arianto

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Gaji 3,3 Juta, Kebutuhan 5 Juta di...

Ketika Seorang Ayah Bekerja Sebulan Penuh, tetapi Tetap Tak...

633


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved