Bunga telang kini menjadi salah satu tanaman yang memiliki potensi ekonomi karena dimanfaatkan dalam berbagai sektor, mulai dari industri pangan fungsional, farmasi hingga kosmetik.
Kandungan antioksidan yang dimilikinya turut mendorong permintaan terhadap bunga telang sebagai bahan pangan maupun produk bernilai tambah.
Ketersediaan benih dengan mutu yang baik, daya berkecambah tinggi, dan pertumbuhan yang lebih seragam diharapkan dapat membantu petani mengurangi risiko kegagalan pada tahap persemaian.
Dengan tingkat daya berkecambah mencapai 93,3 persen melalui perlakuan skarifikasi fisik, potensi pengembangan produksi bunga telang di tingkat budidaya juga semakin terbuka.
Penelitian yang didanai melalui skema DIPA Polinela Tahun Anggaran 2026 tersebut tercatat dalam kontrak Nomor 165.48/DST/PL15.8/PP/2026.
Riset dipimpin Adhitya Vishnu Pradana bersama tim dosen Program Studi Teknologi Perbenihan, yakni Mertya Anugrah, Qurrotu A’yunin, Eny Rolenti Togatorop, Onny Chrisna Pandu Pradana, Anung Wahyudi, dan Eka Erlinda Syuriani. (***)
Berikan Komentar
Seperti lilin. Memberi cahaya kepada orang lain, tetapi perlahan...
5241
Polinela
1566
Lampung Timur
1847
318
05-Oct-2026
327
04-Oct-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia