BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co) : Air kelapa yang selama ini kerap terbuang setelah daging buahnya diambil ternyata memiliki potensi untuk dimanfaatkan dalam budidaya tanaman. Tim peneliti Politeknik Negeri Lampung (Polinela) menguji pemanfaatan air kelapa sebagai zat pengatur tumbuh (ZPT) alami untuk membantu memecahkan dormansi benih tembakau.
Hasil penelitian menunjukkan, penggunaan air kelapa dengan konsentrasi 75 persen mampu menghasilkan daya berkecambah benih tembakau hingga 90,44 persen. Temuan ini menjadi salah satu alternatif pemanfaatan limbah air kelapa sekaligus upaya mencari bahan alami yang lebih mudah diperoleh untuk mendukung proses pembenihan.
Penelitian tersebut berjudul “Optimalisasi Limbah Air Kelapa sebagai Zat Pengatur Tumbuh Alami dan Durasi Perendaman untuk Memecah Dormansi Benih Tembakau”. Riset diketuai Lu'lu' Kholidah Fauziah, S.Si., M.Sc., bersama tiga dosen lainnya, yakni Nindy Permatasari, S.Pd., M.Sc., Resti Puspa Kartika Sari, S.P., M.Si., dan Maisuri Hardani, M.Pd.
Pelaksanaan penelitian tersebut juga melibatkan dua mahasiswa dari Program Studi PMIP dan PTK Polinela. Tim mengkaji pengaruh konsentrasi air kelapa serta lama perendaman terhadap kemampuan benih tembakau untuk berkecambah.
Pemanfaatan air kelapa sebagai bahan penelitian berangkat dari persoalan yang cukup sederhana. Di pasar tradisional, konsumen umumnya membeli kelapa parut, sementara air kelapa sering kali tidak dimanfaatkan dan akhirnya menjadi limbah.
Jika tidak segera dikelola, air kelapa yang terbuang dapat menimbulkan bau dan mengganggu lingkungan. Di sisi lain, kandungan senyawa alami di dalam air kelapa membuatnya berpotensi dimanfaatkan untuk keperluan pertanian.
Salah satu persoalan dalam budidaya tembakau adalah dormansi benih. Kondisi tersebut membuat benih sulit atau tidak segera berkecambah sehingga pertumbuhan tanaman dapat berlangsung tidak seragam.
Bagi petani, perkecambahan yang tidak seragam dapat menyulitkan pengelolaan tanaman sejak tahap awal. Karena itu, diperlukan perlakuan tertentu untuk membantu memecahkan dormansi dan meningkatkan kemampuan benih dalam berkecambah.
Berikan Komentar
Mengapa pembeli dari luar Lampung mampu menawarkan harga gabah...
7357
Polinela
604
Bandar Lampung
998
Bandar Lampung
1038
170
16-Sep-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia