Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Pengamat : Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik Dinilai Mampu Tekan Biaya Administrasi dan Tingkatkan Layanan Publik
Lampungpro.co, 04-Jun-2026

Sandy 226

Share

Pengamat Politik dan Kebijakan Publik Universitas Lampung, Vincensius Soma Ferrer | LAMPUNGPRO.CO

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co) : Upaya Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam mengoptimalkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) mendapat apresiasi dari kalangan akademisi dan pengamat kebijakan publik.

Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat reformasi birokrasi yang lebih modern, transparan, dan berbasis teknologi digital.

Pengamat Politik dan Kebijakan Publik Universitas Lampung, Vincensius Soma Ferrer, mengatakan bahwa penguatan SPBE merupakan kebijakan strategis yang dapat mendorong peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan sekaligus memperbaiki pelayanan publik kepada masyarakat.

Menurut Soma, transformasi digital yang dilakukan Pemkot Bandar Lampung tidak boleh hanya berfokus pada pembangunan aplikasi atau platform digital semata. Esensi utama SPBE, kata Dia, adalah menghadirkan perubahan mendasar dalam cara pemerintah bekerja dan mengambil keputusan.

"SPBE bukan sekadar menghadirkan aplikasi baru. Yang paling penting adalah bagaimana sistem ini mampu mengubah pola kerja birokrasi menjadi lebih efektif, efisien, dan berbasis data, baik dalam proses pengambilan kebijakan maupun pelayanan kepada masyarakat," ujar Soma.

Dia menjelaskan, keberhasilan implementasi SPBE dapat diukur dari sejauh mana birokrasi mampu memangkas proses yang berbelit, menyederhanakan layanan, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui sistem digital yang terintegrasi.

Selain itu, penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik juga diharapkan mampu menciptakan efisiensi dalam pengelolaan anggaran daerah.

Dengan semakin banyak layanan yang dilakukan secara digital, kebutuhan terhadap proses administrasi konvensional dapat ditekan sehingga penggunaan anggaran menjadi lebih efektif.

"Output yang ingin dicapai dari SPBE bukan hanya pelayanan yang lebih cepat dan mudah, tetapi juga belanja daerah yang lebih efisien karena berbagai aktivitas birokrasi dan pelayanan publik dapat dilakukan secara nonfisik atau digital," jelas Soma.

Meski demikian, Vincensius Soma menilai Kota Bandar Lampung memiliki modal yang cukup baik untuk mengembangkan SPBE secara lebih optimal. Kehadiran berbagai sistem digital yang telah dibangun menunjukkan bahwa fondasi transformasi digital di lingkungan pemerintah kota sudah mulai terbentuk.

Ke depan, Dia mendorong agar seluruh data yang terkumpul dalam sistem SPBE benar-benar dimanfaatkan sebagai dasar penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan daerah. Dengan demikian, setiap keputusan yang diambil pemerintah dapat lebih tepat sasaran karena didukung oleh data yang akurat dan terukur.

Menurutnya, keberhasilan SPBE juga memerlukan keterlibatan aktif seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), bukan hanya operator teknologi informasi. Setiap OPD harus berkontribusi dalam mengisi, memperbarui, dan memanfaatkan data yang tersedia dalam sistem.

"Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik akan berjalan optimal apabila seluruh perangkat daerah aktif menggunakan sistem tersebut. Dengan begitu, kebijakan yang diambil pemerintah maupun layanan yang diberikan kepada masyarakat benar-benar berbasis data dan kebutuhan riil di lapangan," tegasnya.

Soma menambahkan, apabila dijalankan secara konsisten, Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik ini dapat menjadi instrumen penting dalam mewujudkan pemerintahan yang adaptif, responsif, dan akuntabel. Tidak hanya mempercepat layanan publik, tetapi juga memperkuat kualitas pengambilan keputusan yang menjadi fondasi pembangunan Kota Bandar Lampung di masa mendatang. (***)

Editor : Sandy,

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved