Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Pengunjung Mancanegara Terpukau Pesona Naga Lima di Kustomfest 2017
Lampungpro.co, 09-Oct-2017

1303

Share

Wonderful Indonesia, Kostumfes, Menteri Pariwisata Arief Yahya

JOGJA (Lampungpro.com)-Event tahunan kompetisi motor dan pameran kustom terbesar di Indonesia, Kustomfest, makin diminati pecinta kustom. Ribuan pengunjung memadati gelaran di Jogja Expo Center (JEC) 7-8 Oktober 2017 yang didukung Wonderful Indonesia ini. Tidak hanya dari sejumlah kota di Indonesia, beberapa pengunjung datang dari mancanegara.

Salah satu yang menjadi daya tarik pengunjung mancanegara itu adalah karya berjudul Naga Lima. Motor kustom dari Psycho Engine, Purwokerto ini adalah juara The Best Participant di Yokohama Annual Custom Hotrod Show 11th Yokohama, Desember 2016 di Jepang.

Perancang Naga Lima adalah M Yusuf Adib Mustofa (engineer), Adan Fajar Maruciel (designer) dan Irfan Hanief (web and marketing).

Menurut Adan Fajar, stan Nagalima sudah "ditengok" para tamu dari negara-negara di Asia Tenggara, Australia, Selandia Baru, Amerika dan Jerman. "Mereka penasaran dengan motor yang memiliki mesin enam katup ini," ujar Adan di sela-sela menjaga stan bernomor B 49.

Kustomfest atau Indonesian Kustom Kulture Festival ini telah menjadi salah satu barometer pergerakan kustom kulture di Indonesia. Tahun ini telah memasuki tahun keenam. Tema yang diangkat adalah "No Boundaries."

Yang dimaksud dengan No Boundaries adalah tanpa batas. Jadi kami ingin menampilkan karya-karya kustom yang tanpa batas. Kami cari karya yang out of the box. Misal biasanya mesin mobil buat bikin mobil, kini mesin mobil buat motor, ujar Direktur Kustomfest, Lulut Wahyudi.

Kustomfest 2017 ini mengangkat karya-karya kustom anak bangsa sehingga mereka bisa dikenal dunia. Kemudian karya-karya tersebut terdokumentasikan dengan baik.

Kami ingin Indonesia tidak hanya dikenal sebagai negara kepulauan tetapi juga dikenal dengan karya-karya anak bangsanya yang out of the box. Jadi mari kita bicara dengan karya!, kata pria yang juga Builder dan Founder dari Retro Classic Cycle tersebut.

1 2 3

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved