BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung, terus memperluas pelayanan bagi masyarakat pengguna kendaraan listrik, dengan mendorong pengembangan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) melalui skema partnership di sektor perhotelan dan pariwisata.
Langkah tersebut, diharapkan membuat fasilitas pengisian daya semakin mudah dijangkau, sekaligus memberikan nilai tambah bagi destinasi dan pelaku usaha di wilayah Lampung.
Upaya tersebut, diperkuat melalui Multistakeholder Forum (MSF) PLN UID Lampung bertema "Energy Support for Government Development Programs," dengan subtema "Introducing PLN UID Lampung’s SPKLU Partnership," di Bandar Lampung pada Kamis (22/10/2026).
Menjelang momentum Hari Sumpah Pemuda, forum tersebut membawa semangat kolaborasi antara PLN, pemerintah, dan dunia usaha, untuk bersama-sama meningkatkan pelayanan masyarakat, sekaligus mendukung pembangunan daerah dan percepatan transisi energi.
General Manajer PLN UID Lampung, Noer Soeratmoko mengatakan, pertumbuhan penggunaan kendaraan listrik perlu diikuti ketersediaan fasilitas pengisian daya di lokasi yang dekat dengan aktivitas dan perjalanan masyarakat.
Menurutnya, hotel dan destinasi wisata menjadi lokasi yang potensial, karena dapat memberikan kemudahan bagi pengguna kendaraan listrik, pada saat melakukan perjalanan maupun berwisata.
"Pelayanan kepada masyarakat menjadi perhatian utama PLN. Melalui Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Partnership, kami ingin fasilitas pengisian daya semakin mudah dijangkau, termasuk di hotel dan destinasi wisata," kata Noer Soeratmoko.
Noer Soeratmoko menilai, semangat Hari Sumpah Pemuda juga mengingatkan tentang kemajuan membutuhkan kolaborasi. Karena itu, PLN UID Lampung mengajak semakin banyak pelaku usaha, untuk bersama-sama membangun ekosistem kendaraan listrik di Lampung.
Menurut Noer, kolaborasi tersebut tidak hanya memperluas layanan bagi pengguna kendaraan listrik, tapi juga berpotensi memberikan nilai tambah bagi sektor perhotelan dan pariwisata.
"Kehadiran SPKLU ini, dapat menjadi layanan tambahan bagi pengunjung, sekaligus mendorong aktivitas ekonomi selama pengguna melakukan pengisian daya," ujar Noer Soeratmoko.
Potensi tersebut, terlihat dari pemanfaatan SPKLU Els Coffee Roastery Lampung, salah satu mitra SPKLU PLN UID Lampung. Sepanjang Januari hingga September 2026, SPKLU Els Coffee telah melayani 4.631 transaksi pengisian kendaraan listrik dengan energi tersalurkan mencapai 108.231 kWh.
Capaian tersebut, turut menempatkan SPKLU Els Coffee di peringkat ketiga SPKLU dengan jumlah transaksi tertinggi di wilayah Lampung pada periode tersebut.
Owner Els Coffee, Elkana Arlen Riswan menyebutkan, kemitraan SPKLU yang telah berjalan sejak tahun 2021 tersebut, memberikan kemudahan bagi pengguna kendaraan listrik, sekaligus menjadi layanan tambahan bagi konsumen yang datang ke lokasi usahanya.
"Kami bangga menjadi mitra lahan SPKLU pertama PLN UID Lampung sejak 2021. SPKLU Els Coffee dilengkapi fasilitas Ultra Fast Charging di jalur non-tol, sehingga memudahkan pengguna kendaraan listrik," sebut Elkana Arlen Riwan.
Elkana menilai, kehadiran SPKLU yang berdampingan dengan coffee shop juga memberikan kenyamanan, karena pelanggan dapat mengisi daya kendaraan sambil beristirahat.
Sementara itu, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Lampung, Budhi Darmawan mengungkapkan, pihaknya menilai kolaborasi antara pemerintah, PLN, dan dunia usaha, penting untuk memperluas infrastruktur kendaraan listrik, sekaligus mendukung transisi energi dan pembangunan ekonomi daerah.
"Pengembangan energi bersih dan ekosistem kendaraan listrik, merupakan langkah penting dalam mendukung transisi energi yang berkelanjutan. Lampung memiliki potensi besar, sehingga diperlukan infrastruktur pengisian daya yang memadai serta kolaborasi antara pemerintah, PLN, dan dunia usaha," ungkap Budhi Darmawan.
Budhi menilai, sinergi tersebut diharapkan dapat memperluas SPKLU, membuka peluang investasi, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, hingga memberikan manfaat bagi masyarakat.
Melalui skema SPKLU Partnership tersebut, PLN UID Lampung mendorong semakin banyak pelaku usaha, khususnya sektor perhotelan dan pariwisata, untuk mengambil bagian dalam penyediaan infrastruktur pengisian kendaraan listrik.
Penempatan SPKLU di hotel dan destinasi wisata sendiri, diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, untuk melakukan perjalanan menggunakan kendaraan listrik, sekaligus memperkuat daya tarik layanan di sektor pariwisata.
Dengan semangat kolaborasi menjelang Hari Sumpah Pemuda, pengembangan SPKLU menjadi bagian dari upaya PLN dalam mendukung program pemerintah, dalam mempercepat transisi energi dan membangun ekosistem transportasi rendah emisi.
Kolaborasi antara PLN, pemerintah, dan dunia usaha, diharapkan membuat layanan kendaraan listrik semakin dekat dengan masyarakat, sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi sektor usaha dan pariwisata di Lampung. (***)
Editor : Febri Arianto
Berikan Komentar
Ketika Seorang Ayah Bekerja Sebulan Penuh, tetapi Tetap Tak...
719
Lampung Selatan
981
Polinela
1222
Kominfo LamSel
966
Lampung Selatan
1003
256
28-Oct-2026
199
28-Oct-2026
276
28-Oct-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia