Pembangunan Sumber Daya Manusia tetap menjadi fokus utama diantaranya, Pembangunan sektor pendidikan dan kesehatan, pengentasan kemiskinan dan upaya perluasan perlindungan sosial, serta peningkatan produktivitas dan daya saing tenaga kerja, melalui peningkatan pelatihan angkatan kerja berbasis kompetensi. Strategi ini diarahkan untuk meningkatkan kembali tingkat produktivitas tenaga kerja yang turun di masa Covid-19.
Upaya Pemerintah Provinsi Lampung yang dilakukan pada sektor ketenagakerjaan mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Pusat yaitu melalui Penghargaan Produktivitas Paramakarya Tahun 2021.
Provinsi Lampung telah 7 tahun berturut-turut mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Serta menerima Piagam Penghargaan dan Plakat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi Lampung kategori lima tahun berturut-turut dari Menteri Keuangan RI.
"Beberapa apresiasi yang kita raih ini jangan membuat kita menjadi cepat puas tapi justru guna peningkatan kesejahteraan masyarakat Lampung. Seperti yang telah disampaikan oleh Bapak Presiden tadi, bahwa optimisme kita untuk kembali bangkit itu bisa muncul. Disinilah kreasi, inovasi kita gerakkan dan sinergikan agar kita bisa bangkit bersama," tutup Gubernur Arinal.
Sementara itu, setelah mencermati dinamika perekonomian Provinsi Lampung pada tahun 2021, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Budiharto Setyawan menyampaikan beberapa rekomendasi guna menyinergikan kebijakan dan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi Lampung di tahun 2022, diantaranya melakukan percepatan dan perluasan vaksinasi, sinergi kebijakan fiskal dan moneter, kerjasama dengan berbagai pihak dilakukan untuk mendorong hambatan dalam produksi, regulasi dan lainnya dari industri prioritas. Serta, mendorong perluasan penggunaan QRIS sebagai salah satu kanal alat pembayaran dalam perdagangan riil, pasar tradisional, kegiatan sosial keagamaan, kesehatan dan transportasi.
Selanjutnya, mendukung penguatan iklim investasi, mendukung perluasan pembukaan aktivitas pariwisata yang aman, penyusunan peta jalan pengendalian TPID 2022-2024, penguatan ekonomi syariah, dan mendorong pengembangan UMKM. Dalam kesempatan itu, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung juga memberikan penghargaan dan apresiasi kepada 57 mitra strategis, diantaranya kepada Gubernur Arinal Djunaidi atas kerjasamanya dalam akselerasi elektronifikasi melalui pembentukan 16 TP2DD di tingkat Provinsi, Kabupaten, dan Kota.
Berikan Komentar
Lampung Selatan
3682
Kominfo Lampung
625
Lampung Selatan
2758
12064
28-Mar-2026
3682
26-Mar-2026
625
26-Mar-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia