Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Polinela Benchmarking ke UNJ, Perkuat Layanan Pendidikan Inklusif bagi Mahasiswa Disabilitas
Lampungpro.co, 05-Nov-2026

Sandy 163

Share

Tim Polinela kunjungan benchmarking Unit Layanan Disabilitas (ULD) Polinela ke Universitas Negeri Jakarta (UNJ) | LAMPUNGPRO.CO/@Humas

Lalan turut memaparkan empat aspek utama dalam pengembangan ekosistem pendidikan inklusif di UNJ. Keempatnya meliputi aksesibilitas fisik dan lingkungan kampus, akomodasi akademik dan pembelajaran adaptif, penguatan kelembagaan serta layanan pendukung, dan pengembangan budaya inklusi, riset, serta kolaborasi eksternal.

Aspek-aspek tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman dan mampu mengakomodasi keberagaman kebutuhan mahasiswa. Dengan demikian, penerapan pendidikan inklusif harus didukung kebijakan, sistem pelayanan, fasilitas, serta budaya akademik yang menjunjung kesetaraan.

Pembahasan lainnya berkaitan dengan penerapan akomodasi yang layak atau reasonable accommodation sepanjang proses pendidikan mahasiswa. Pelaksanaannya perlu diawali dengan identifikasi dan asesmen kebutuhan individu, mulai dari penerimaan mahasiswa baru, kegiatan perkuliahan, evaluasi pembelajaran, hingga pendampingan dalam mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.

UNJ juga memperkenalkan pendekatan Universal Design for Learning (UDL), yakni rancangan pembelajaran yang memungkinkan materi, metode penyampaian, dan evaluasi dapat diakses mahasiswa dengan beragam karakteristik serta kebutuhan belajar.

Pemanfaatan teknologi asistif turut menjadi perhatian dalam diskusi tersebut. Beberapa perangkat yang dibahas antara lain pembaca layar dan printer braille bagi mahasiswa dengan hambatan penglihatan, aplikasi transkripsi otomatis bagi mahasiswa dengan hambatan pendengaran, serta keyboard adaptif dan perangkat pendukung bagi mahasiswa dengan hambatan fisik atau motorik.

Selain itu, identifikasi kebutuhan mahasiswa penyandang disabilitas perlu dilakukan secara berkala dengan melibatkan program studi. Langkah ini diperlukan agar bentuk pendampingan dan akomodasi akademik yang diberikan sesuai dengan kondisi serta kebutuhan masing-masing mahasiswa.

Kepala ULD Polinela, Nanang Wahyu Prajaka, mengatakan kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas kelembagaan dan kualitas pelayanan bagi mahasiswa penyandang disabilitas di lingkungan Polinela.

1 2 3

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
ANDI, FEBI, DAN UANG IURAN PGRI: GURU...

Febi: Sudah, minum dulu. Kopi saja ada ampasnya, masa...

567


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved