Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Polinela Jadi Tuan Rumah AITeC VIII 2026, Inovasi Vokasi Pertanian Berkelanjutan
Lampungpro.co, 27-Oct-2026

Sandy 185

Share

Pembukaan AITeC VIII 2026 di Politeknik Negeri Lampung | LAMPUNGPRO.CO/Ist

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co) : Politeknik Negeri Lampung (Polinela) resmi membuka Kompetisi Inovasi Teknologi Bidang Pertanian ke-8 atau 8th Agricultural Innovation Technology Competition (AITeC VIII) Tahun 2026 di Gedung Serba Guna (GSG) Polinela, Senin (26/10/2026).

Mengemban amanah sebagai tuan rumah, Polinela menghadirkan ajang kompetisi pendidikan vokasi yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk mengembangkan kreativitas, menguji kompetensi, dan menghadirkan inovasi bagi sektor pertanian.

Mengusung tema “Empowering Vocational Innovation for Smart and Sustainable Agriculture”, AITeC VIII berlangsung pada 25–27 Oktober 2026 di bawah koordinasi Badan Koordinasi Kemahasiswaan (BAKORMA) Politeknik se-Indonesia.

Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat peran pendidikan tinggi vokasi dalam mendukung transformasi pertanian melalui pemanfaatan teknologi, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, dan pengembangan solusi yang berorientasi pada keberlanjutan.

Pembukaan kegiatan dihadiri oleh perwakilan pimpinan Polinela, BAKORMA Politeknik se-Indonesia, Pemerintah Kota Bandar Lampung, serta delegasi perguruan tinggi peserta. Penyelenggaraan AITeC VIII menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antarlembaga pendidikan sekaligus mendorong lahirnya inovasi yang relevan dengan kebutuhan sektor pertanian modern.

Direktur Polinela, dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Wakil Direktur Bidang Akademik, Didik Kuswadi, S.T.P., M.Si., yang menyampaikan sambutan pembukaan.

Dalam sambutannya, Beliau menekankan pentingnya peran pendidikan vokasi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang tidak hanya menguasai pengetahuan akademik, tetapi juga memiliki keterampilan praktis, kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi, serta kreativitas dalam menghasilkan solusi atas berbagai tantangan di sektor pertanian.

Menurutnya, pengembangan pertanian cerdas dan berkelanjutan membutuhkan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan nyata di lapangan. Pemanfaatan teknologi harus diiringi dengan peningkatan efisiensi proses produksi, pengelolaan sumber daya yang bertanggung jawab, dan kemampuan menghasilkan produk pertanian yang berkualitas serta berdaya saing.

1 2 3

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Gaji 3,3 Juta, Kebutuhan 5 Juta di...

Ketika Seorang Ayah Bekerja Sebulan Penuh, tetapi Tetap Tak...

711


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved