Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Program Astra Honda SFL 2025, Yayasan AHM Ajak Mahasiswa Indonesia Nyalakan Aksi Sosial Berkelanjutan
Lampungpro.co, 14-Dec-2025

Febri 45771

Share

Perwakilan kelompok Pemuda Berkarya (kiri) asal Universitas PGRI Madiun sedang menjelaskan perkembangan Program Pemberdayaan Petani Madu di Dusun Maron Madiun kepada perwakilan Yayasan AHM (kanan) | Lampungpro.co/Dok AHM

JAKARTA (Lampungpro.co): Yayasan Astra Honda Motor (AHM), terus berkomitmen terhadap pembangunan berkelanjutan, dengan menggandeng generasi muda melalui program Astra Honda SDGs Future Leaders 2025 (SFL).

Mengusung tema "Synergy for Sustainability," program Astra Honda SDGs Future Leaders 2025 tersebut, diikuti secara antusias oleh 259 tim mahasiswa dari 116 perguruan tinggi di 29 provinsi di Indonesia, melalui ide kontribusi sosial yang berdampak bagi masyarakat dimasing-masing wilayah.

Rangkaian program Astra Honda SDGs Future Leaders yang digelar pada periode Juli - November 2025 sendiri, memilih tiga tim terbaik berdasarkan kreativitas, kebermanfaatan program, dan potensi keberlanjutan.

Implementasi ide ketiga tim pemenang ini, didukung Yayasan AHM dengan total pendanaan program senilai Rp126 juta. Program Pemberdayaan Petani Madu di Dusun Maron Madiun, mengantarkan Tim Pemuda Berkarya dari Universitas PGRI Madiun, sebagai yang terbaik dalam Astra Honda SDGs Future Leaders 2025.

Program kerja dari para peserta ini, dapat memberikan manfaat ke puluhan petani madu. Dalam karya terbaik Astra Honda SDGs Future Leaders 2025, Tim Pemuda Berkarya hadir memberikan solusi yang dibutuhkan masyarakat setempat.

Hal ini tercermin dari sambutan positif Kelompok Tani Dusun Maron Madiun, terhadap implementasi program yang diusung. Tim asal Jawa Timur ini, turut merancang sumber pakan lebah melalui penanaman berbagai jenis pohon bunga.

Pembuatan alat pemanen madu modern yang didukung penerapan Internet of Things (IoT), untuk penyiraman pohon bunga sebagai sumber pakan lebah, sangat membantu para petani dalam menjalankan budidaya Lebah Klanceng, sebagai penghasil madu lokal.

Sebagai bentuk keberlanjutan, inisiasi wisata edukasi tentang pemberdayaan lebah tersebut, juga menjadi alternatif pendapatan baru bagi para petani, selain hasil panen madu.

Tidak kalah menarik, Tim Gehu besutan Universitas Diponegoro pun, ikut mendapatkan pendanaan dengan mengusung program Mengubah Limbah Tahu Menjadi Pupuk Cair Biofertilizer di Desa Gogik, Semarang, yang dapat memberikan manfaat bagi puluhan petani.

Tim Arunika Berdaya dari Universitas Gadjah Mada, juga berkesempatan mendapatkan pendanaan program melalui program "Aksi Konservasi Demi Keberlanjutan Energi dan Air di Pesisir Pantai Kayu Arum Gunung Kidul, Yogyakarta," yang mampu memberikan manfaat bagi ratusan pengunjung setiap bulannya.

Selain pendanaan program bagi seluruh tim terbaik, para peserta juga mendapatkan pendampingan secara intensif, dari mentor profesional selama masa implementasi.

Astra Honda SDGs Future Leaders 2025 sendiri, merupakan kompetisi adu gagasan yang diimplementasikan langsung saat melaksanakan kuliah kerja nyata (KKN), untuk memberikan kontribusi sosial dari para pelajar tingkat perguruan tinggi.

Pada ajang ini, AHM mendorong mahasiswa untum dapat merancang solusi kreatif dan inovatif, terhadap berbagai isu sosial berbasis SDGs di bidang pendidikan, lingkungan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Program ini, juga bertujuan untuk menumbuhkan kepedulian sosial, sekaligus menyiapkan pemimpin generasi muda yang unggul dan berdaya saing global.

Ketua Yayasan AHM, Ahmad Muhibbuddin mengatakan, Astra Honda SDGs Future Leaders, menjadi wadah penting bagi mahasiswa untuk menumbuhkan kapasitas kepemimpinan sosial generasi muda Indonesia.

Ajang ini, juga turut menjadi wadah mahasiswa untuk menjadi katalisator perubahan sosial, sekaligus mendorong percepatan pencapaian SDGs di berbagai daerah di Indonesia.

"Program Astra Honda SDGs Future Leaders 2025, kami rancang untuk mendorong lahirnya pemimpin masa depan, yang mampu menjawab tantangan sosial masyarakat," kata Ahmad Muhibbuddin.

Yayasan AHM ingin mengajak mahasiswa, untuk memiliki kepekaan sosial, dengan turut andil menciptakan solusi berkelanjutan, berdampak, dan memberikan value bagi generasi muda.

Selain mendapatkan pendanaan program, ketiga tim terbaik yang telah berhasil menyelesaikan implementasi project, juga mendapatkan apresiasi berupa beasiswa pendidikan berdasarkan evaluasi penilaian akhir, yang dilakukan secara komprehensif.

Tim Pemuda Berkarya dari Universitas PGRI Madiun berhasil menjadi terbaik pertama, dan berhak mendapatkan beasiswa pendidikan senilai Rp10 juta. Terbaik kedua diraih oleh Tim Gehu dari Universitas Diponegoro yang membawa pulang beasiswa pendidikan senilai Rp7,5 juta.

Kemudian raihan beasiswa pendidikan senilai Rp6 juta, turut disabet oleh Tim Arunika Berdaya dari Universitas Gadjah Mada, yang menduduki terbaik ketiga.

Pada ajang Astra Honda SDGs Future Leaders, para peserta ditantang untuk menjawab keresahan sosial yang terjadi di masyarakat untuk dinilai oleh para juri yang kompeten.

Pada rangkaian kegiatan, para peserta mengikuti proses seleksi, penilaian proposal project, presentasi, hingga penilaian lapangan dampak implementasi di masyarakat. Keseluruhan tahapan tersebut guna memastikan setiap inisiatif berjalan secara terukur, kolaboratif, dan berdampak jangka panjang. (***)

Editor : Febri Arianto

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved