"Pendidikan tinggi islam, kini menjadi bagian penting dalam pembangunan sains, teknologi, dan moral bangsa. Kami terus memperkuat integrasi ilmu agama dan ilmu pengetahuan, termasuk pengembangan fakultas kedokteran dan saintek di sejumlah PTKIN," ujar Prof. Amien Suyitno.
Amien juga menyoroti pentingnya peningkatan anggaran seperti BOPTN, KIP Kuliah, dan dana riset, di mana lebih dari 39 persen mahasiswa PTKI berasal dari keluarga miskin.
KIP Kuliah hanya mampu menjangkau sekitar dua persen mahasiswa, padahal kebutuhan jauh lebih besar. Ini perlu menjadi perhatian bersama.
Dalam sesi diskusi, para rektor PTKIN menyampaikan laporan terkait berbagai inovasi dan transformasi kelembagaan, seperti implementasi program Ekoteologi, Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), hingga perubahan bentuk IAIN menjadi UIN.
Sementara itu, Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, dalam kesimpulannya, mendorong Kemenag untuk memperkuat tata kelola serta pemerataan mutu pendidikan tinggi islam diseluruh Indonesia.
Beberapa rekomendasi antara lain peningkatan anggaran BOPTN, KIP Kuliah, pemenuhan kebutuhan dosen, serta percepatan revisi regulasi yang menghambat internasionalisasi PTKIN.
Komisi VIII DPR RI juga menegaskan pentingnya dukungan berkelanjutan bagi perguruan tinggi islam. PTKIN harus menjadi pusat lahirnya pemimpin dan inovator, bukan hanya sarjana.
Berikan Komentar
tuntutan mahasiswa bukan soal mencari-cari kesalahan. Mereka hanya menagih...
3939
Kominfo Lampung
473
Kominfo Lampung
440
Kominfo Lampung
431
Lampung Selatan
443
508
13-Feb-2026
473
13-Feb-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia