Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Riana Arinal Ikuti Webinar Dekranas Seri 1 Bareng Istri Wapres dan Mendagri
Lampungpro.co, 05-Jul-2020

Heflan Rekanza 605

Share

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Lampung Ibu Riana Sari Arinal  mengikuti Zoom Webinar Dekranas (Bincang Sore-Seri 1) bersama Ketua Umum Dekranas Wury Ma’aruf Amin dan Ketua Harian Dekranas Tri Tito Karnavian, Sabtu sore (4/7/2020) di Ruang Command Center, Dinas Kominfotik Provinsi Lampung | Ist

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co) :  Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Lampung Ibu Riana Sari Arinal  mengikuti Zoom Webinar Dekranas (Bincang Sore-Seri 1) bersama Ketua Umum Dekranas Wury Maaruf Amin dan Ketua Harian Dekranas Tri Tito Karnavian, Sabtu sore (4/7/2020) di Ruang Command Center, Dinas Kominfotik Provinsi Lampung.

Pada kesempatan itu, Ibu Wury Maruf Amin menyampaikan bahwa Dekranas Pusat mengajak seluruh Wirausaha dan UKM untuk menambah wawasan dan berbagi informasi mengenai penguatan usaha di masa Pandemi Covid-19. Ibu Wury juga mengimbau para pelaku usaha di bidang kreatif untuk lebih meningkatkan produktivitasnya melalui platform digital yang dilakukan pada hari ini.

Ekonomi Kreatif merupakan kegiatan ekonomi yang  menjadikan kreativitas sebagai modal utama dalam menciptakan nilai tambah ekonomi. Kerajinan sendiri adalah subsektor industri kreatif yang berjalan sangat dinamis. Berbagai tren fesyen bermunculan setiap tahunnya karena inovasi dan produktivitas desainer," ujar Wury Maruf Amin dalam Webinar bertema "Adaptasi Kebiasaan Baru Sektor Kerajinan dalam rangka meningkatkan Produktivitas melalui Platform Digital" itu.

Saat ini, lanjut Wury, produk kerajinan merupakan produk yang cukup diminati dan menunjukkan peningkatan daya saing yang cukup signifikan di tingkat global. Namun, adanya pandemi virus Corona telah berpengaruh di sektor ekonomi. Tidak hanya industri besar, pandemi virus Corona telah membuat pelaku UKM di Indonesia gelisah.

Sebanyak 1 juta lebih UKM terdampak adanya virus covid 19, Kerugian mencapai Rp17,23 triliun. Sektor kerajinan merupakan sektor yang terdampak kedua setelah pangan. Berbagai permasalahan yang muncul yaitu Pendapatan dan omset yang menurun akibat turunnya daya beli masyarakat, bahan baku sulit didapat, distribusi terhambat dan lainnya, jelas Ibu Wury.

Terkait dengan hal tersebut, Wury Maruf Amin mengajak seluruh pengrajin yang ada di Indonesia untuk dapat beradaptasi dengan keadaan yang ada, guna meningkatkan omsetnya. Banyak cara yang dapat kita lakukan, untuk kembali meningkatkan daya jual para pengrajin. Salah satunya menggunakan platform digital untuk meningkatkan pemasaran. Untuk itu diperlukan support penuh dari para Ketua Dekranasda Provinsi di seluruh Indonesia, sebagaimana arahan dari bapak Presiden Jokowi, untuk mencanangkan Gerakan Nasional #BanggaBuatanIndonesia, untuk memajukan usaha anak bangsa, katanya.

Ibu Wury juga mengajak kalangan pengrajin mengeluarkan energi positif dan berharap pandemi ini segera berakhir dan pemulihan ekonomi akan berlangsung baik di indonesia ataupun di seluruh dunia. Pada kesempatan yang sama, Ketua Harian Dekranas Tri Tito Karnavian menyampaikan bahwa webinar itu diikuti oleh lebih dari 500 audien zoom di seluruh Indonesia.

Kegiatan ini bertujuan untuk berbagi ilmu dan informasi kepada para pengrajin dibawah Dekranas yang tersebar di seluruh Indonesia agar tetap mengasilkan omset di tengah wabah Covid-19. Semoga acara ini bermanfaat bagi pengrajin dan membangkitkan perekonomian Indonesia, ujarnya.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Provinsi Lampung, Ibu Riana Sari Arinal usai melakukan zoom menyampaikan bahwa dirinya selalu memberikan motivasi kepada para pengrajin supaya terus meningkatkan inovasi dan tidak putus semangat meskipun di tengah wabah seperti ini. Riana juga berharap para pengrajin bisa beradaptasi di era new normal seperti saat ini, serta melibatkan generasi milenial dalam merancang ataupun memproduksi kerajinan.

Sebab, menurut Ibu Riana, ide dan gagasan dari anak muda atau kalangan milenial biasanya lebih berinovasi dan memiliki nilai kreativitas yang tinggi. (RLS/PRO2)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lebih Takut Daging Babi daripada Uang Korupsi?

Siang itu pantry kantor gempar. Anwar, office boy yang...

327


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved