Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Satan Java Sedot 6000 Penonton
Lampungpro.co, 01-Mar-2017

1428

Share

MELBOURNE (Lampungpro.com)-Usaha Kementerian Pariwisata bersama seniman Garin Nugroho dalam mempromosikan Wonderful Indonesia sukses besar. Pasalnya, ribuan orang hadir di Arts Melbourne untuk menonton pentas Satan Java, 24-26 Februari 2017. 
"Animo penonton luar biasa. Setiap harinya ada 2000 penonton yang hadir di Arts Centre Melbourne. Promosi Wonderful Indonesia sangat mengena di sana," ujar Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kemenpar, I Gde Pitana, yang didampingi Kasubid Festival Pasar Asia Pasifik, Titik Lestari, Minggu (27/2) lalu.
Di Melbourne, Satan Java memang tampil sangat atraktif. Gabungan film bisu yang diiringi gamelan dengan komposer Rahayu Supanggih itu dibungkus dengan kreasi yang keren. Dimana penggabungan kreasi seni dua benua, Asia dan Australia. 
 
Tak hanya film bisu dan gamelan, Melbourne Symphoni Orchestra yang dipimpin Iain Grandage juga ikut digandeng. Hasilnya? Satan Java dianggap karya spektakuler lantaran mampu menerobos batas-batas lazim dunia seni. Nama Wonderful Indonesia pun ikut terangkat. 
"Ribuan penonton terhibur dengan kemasan seni budaya keren khas Indonesia," ujar Pitana. 
Setelah masyarakat Melbourne terhibur, "virus" Wonderful Indonesia" pun jadi makin mudah disebar di Negeri Kangguru. Apalagi, 60 persen wisman ke Indonesia karena culture atau ingin merasakan atmosfer budaya lokal. 
Sisanya, 35 persen faktor alam atau nature, dan 5 persen man made atau wisata yang di-create orang, seperti sport event, MICE, show music dan lainnya. 
Satan Java sangat sempurna. Culture sangat dapat. Karena itu value-nya akan berimbas pada destinasi yang dipromosikan di sana, ujar dia.
Seperti diketahui, Australia menjadi pasar pariwisata yang seksi bagi Indonesia, terutama Bali. Kunjungan wisman Australia ke Indonesia seperti tak pernah putus, bahkan tak terpengaruh pasang surut hubungan diplomatik.
Menpar Arief Yahya mengatakan, jumlah wisman asal Australia naik pesat dan menempati posisi ketiga, setelah China dan Singapore. People to people relationship jauh lebih kuat dan mengakar daripada isu-isu politik. Dan faktanya, sudah banyak warga Australia yang menjadikan Bali sebagai second home mereka. 

Pulau Dewata itu ibarat surga bagi mereka. Hanya perlu beberapa jam terbang, warga Australia langsung bisa menikmati suasana negeri tropis, pantai yang eksotis, kuliner yang lezat dan keramahtamahan penduduk lokal. 

Untuk itu,  Arief langsung melakukan "serangan" tajam lewat Satan Java. Masyarakat Melbourne diguyur informasi lebih banyak lagi tentang destinasi baru yang dirasa pas untuk wisman Australia.

Turis Australia suka dengan tantangan di tepi pantai. Senang dengan ombak dan surfing. Kita punya banyak spot baru, dari Banyuwangi, Mentawai dan Nias. Yang penasaran, silahkan datang ke sana, kata Arief. 

Bagi yang ingin melihat destinasi keren selain Bali, ada 10 destinasi prioritas yang siap menyapa. Dari mulai Danau Toba di Sumatera Utara, Tanjung Kelayang (Belitung), Tanjung Lesung (Banten), Pulau Seribu Jakarta, Borobudur Jateng, Bromo Jatim, Mandalika Lombok, Labuan Bajo Komodo, Wakatobi Sultra dan Morotai Maltara, semua ikut dipasarkan di Satan Java. 

Ini surganya karena tujuh dari 10 top destinasi itu memang dikemas untuk wisata bahari. Dari mulai Tanjung Kelayang, Tanjung Lesung, Labuan Bajo, Mandalika, Wakatobi, Kepulauan Seribu dan Morotai, baharinya kuat-kuat. Sudah world class, ujarnya. 

 

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16707


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved