Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Sidak ke Pasar Inpres Kalianda, Pemkab Lampung Selatan Dapati Harga Bahan Pangan Turun Signifikan
Lampungpro.co, 29-Oct-2026

Febri 158

Share

Pemkab Lampung Selatan Saat Sidak Pasar | Lampungpro.co/Dok Kominfo

KALIANDA (Lampungpro.co): Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), terus memperkuat upaya pengendalian inflasi, dengan memantau harga dan ketersediaan bahan pokok utama di Pasar Inpres Kalianda, Kamis (29/10/2026).

Hasil pemantauan menunjukkan harga sejumlah komoditas, seperti cabai, bawang merah, dan telur, mulai turun, sementara ketersediaan pangan secara umum masih terjaga.

Pemantauan dilakukan tim yang melibatkan Pemkab, Kodim 0421 Lampung Selatan, Polres Lampung Selatan, Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Selatan, Perum Bulog, BPS, serta instansi terkait lainnya. 

Kegiatan tersebut, menjadi bagian dari upaya pemerintah mengantisipasi gejolak harga, sekaligus memastikan pasokan bahan pokok tetap tersedia bagi masyarakat.

Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan (Ekobang) Setdakab Lampung Selatan, Tri Umaryani mengatakan, hasil pemantauan menunjukkan penurunan harga pada sejumlah komoditas pangan, terutama cabai, bawang merah, dan telur.

Harga cabai merah besar tercatat Rp60 ribu perkilogram, sedangkan bawang merah Rp35 ribu perkilogram. Sementara itu, harga telur di tingkat agen turun Rp1.000 perkilogram, dari Rp25 ribu menjadi Rp24 ribu.

Meski demikian, harga beras masih menjadi perhatian karena relatif tinggi. Menurut Tri Umaryani, kondisi tersebut berkaitan dengan kenaikan harga gabah kering di tengah tingginya permintaan dari luar daerah.

Sementara dari sisi produksi, Lampung Selatan mencatat surplus produksi padi. Hasil produksi daerah ini tidak hanya memenuhi kebutuhan lokal, tapi juga dipasok ke wilayah lain.

Tingginya permintaan tersebut, turut memengaruhi harga gabah yang diterima petani. Untuk menjaga keterjangkauan harga beras, pemerintah terus menjalankan sejumlah langkah stabilisasi, antara lain melalui penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), operasi pasar, Gerakan Pasar Murah, serta penetrasi pasar.

Bantuan pangan juga menjadi salah satu upaya untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok. Berdasarkan hasil pemantauan, ketersediaan bahan pokok di pasar saat ini masih dalam kategori aman, dengan pasokan yang relatif stabil.

Pemantauan harga dan pasokan ini, akan menjadi bagian penting dalam upaya menjaga stabilitas pangan di Lampung Selatan. Melalui koordinasi lintas instansi dan intervensi pasar, Pemkab Lampung Selatan berupaya mengantisipasi kenaikan harga, menjaga daya beli masyarakat, serta memastikan kebutuhan pokok tetap dapat dijangkau. (***)

Editor : Febri Arianto

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Gaji 3,3 Juta, Kebutuhan 5 Juta di...

Ketika Seorang Ayah Bekerja Sebulan Penuh, tetapi Tetap Tak...

792


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved