Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Tahun 2024, Angka Stunting di Lampung Ditargetkan Turun Hingga 10 Persen
Lampungpro.co, 11-Jul-2023

Febri Arianto 5013

Share

Pemprov Lampung Saat Rakor Forum Koordinasi Percepatan Stunting | Lampungpro.co/Dok Kominfo

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik), optimistis penurunan angka stunting di Lampung mencapai 10 persen di tahun 2024. Target tersebut, tentunya melebihi yang ditetapkan pemerintah pusat hanya 14 persen.

"Target Lampung sampai 10 persen kalau bisa zero stunting. Namun bukan sekedar target provinsi, tapi benar-benar semuanya bisa menyelamatkan anak-anak terbebas dari stunting, karena stunting merenggut masa depan anak bangsa," kata Chusnunia Chalim, Senin (10/7/2023).

Oleh sebab itu, Nunik mengajak Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Provinsi dan kabupaten/kota, untuk saling bersinergi mengoptimalkan program-program tepat sasaran dan konkret untuk percepatan penurunan stunting.

"Paling utama adalah agar program menjawab persoalan. Program yang baik, dijalankan dengan baik dan hasilnya baik untuk penurunan angka stunting di Lampung," ujar Nunik.

Menurut Nunik, program-program penurunan stunting yang dituangkan pada APBD harus tepat sasaran dengan persoalan di lapangan. Pada tahun 2022 berdasarkan data Survey Status Gizi Indonesia (SSGI), Lampung masuk dalam tiga besar provinsi dengan angka prevalensi terendah secara nasional yaitu 15,2 persen.

Nunik yang juga Ketua TPPS Provinsi Lampung akan memberi perhatian khusus kepada lima kabupaten yang mengalami peningkatan prevalensi stunting berdasarkan data SSGI 2022 yaitu Lampung Timur, Lampung Utara, Pesawaran, Tulang Bawang, dan Mesuji.

"Beberapa wilayah yang mengalami kenaikan perlu diperhatikan lebih detail, karena Lampung ada Kabupaten dengan tren penurunannya semakin cepat, untuk dibedah lebih spesial, khusus, dan bisa berdiskusi agar tidak ada lagi kenaikan," jelas Nunik.

Melalui Forum Koordinasi tersebut, Nunik berharap untuk terus melakukan peningkatan Koordinasi TPPS Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam penurunan stunting.

Selanjutnya pemetaan program, kegiatan dan sub kegiatan yang mendukung percepatan penurunan stunting di daerah berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 72 tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung, Nurizky Permanajati menjelaskan, forum koordinasi diselenggarakan untuk evaluasi optimalisasi program dan kegiatan percepatan penurunan stunting Lampung.

Ia menyebutkan, tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan koordinasi TPPS, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, untuk penguatan percepatan penurunan stunting.

Kemudian untuk mengevaluasi pelaksanaan percepatan penurunan stunting yang telah dilakukan oleh TPPS provinsi dan kabupaten/kota dalam satu semester yang telah berjalan.

"Lalu menyusun rencana kegiatan TPPS provinsi dan TPPS kabupaten/kota untuk semester kedua, dalam upaya percepatan penurunan stunting pada tahun anggaran 2023," sebut Nurizky.

Nurizky menjelaskan, capaian Indikator TPPS Provinsi dari delapan indikator Perpres 72 Tahun 2021 khususnya lampiran B, Provinsi Lampung telah mencapai 87,5 persen, dengan rincian enam indikator tercapai 100 persen, satu indikator 67 persen, dan satu indikator 33 persen.

Kemudian capaian indikator TPPS kabupaten/kota, dari 104 indikator Perpres 72 tahun 2021 Lampiran A dan B, serta indikator RAN PASTI dari 14 kabupaten/kota mencapai rata-rata 65 persen. (***)

Editor : Febri Arianto

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16074


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved