BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Lampung bersama dua induk organisasi olahraga di Lampung, sepakat untuk membangun desain besar olahraga daerah, untuk memajukan prestasi olahraga daerah.
Ada pun dua induk organisasi olahraga tersebut yakni Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lampung dan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (Kormi) Lampung.
Kesepakatan tersebut, dibangun saat rapat bersama Kepala Dispora Lampung, Ketua KONI Lampung, Ketua Kormi Lampung, serta perwakilan perguruan tinggi seperti Universitas Lampung (Unila) dan Institut Teknologi Sumatera (Itera) pada Jumat (19/9/2025).
Ketua Kormi Lampung, Anshori Djausal mengatakan, pihaknya sepakat saat ini harus segera mempercepat gerakan masyarakat olahraga Lampung, agar segera melakukan terobosan yang menjadikan olahraga sebagai inti dari gerakan masyarakat sehat, dan mengembangkan ekonomi masyarakatnya.
Menurut Anshori, dalam sebuah even olahraga itu saja sudah mengandung banyak hal untuk kesehatan, namun yang berkaitan lain termasuk dari sisi ekonomi yang pasti melekat di dalamnya.
"Kami sudah mewujudkannya secara nyata dan kasat mata, maka ayo segera dilakukan. Kami harap para dosen olahraga ini harus memiliki kemampuan dan kapasitas untuk menyusun roadmapnya, kami dukung maksimal," kata Anshori Djausal.
Dalam setiap perhelatan multi even olahraga, terdapat perputaran ekonomi yang sangat besar, sehingga semua mendapatkan manfaatnya bukan saja pelaku olahraga, tetapi justru dari sektor pariwisata, kuliner, dan UMKM yang pasti mendapatkan limpahan manfaat.
Terkait bahan yang kemungkinan bisa menjadi acuan pada Forum Group Discussion (FGD), Anshori menyampaikan beberapa hal sebagai landasannya, yang tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 86 Tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), salah satu visinya pada tahun 2045 adalah mewujudkan Indonesia bugar.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Lampung, Taufik Hidayat mengungkapkan, inisiasi KONI ini merupakan awalan saja, karena harus dikerjakan secara bersama-sama, sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya (Tupoksi) masing-masing.
"Kami sampaikan sejak awal terkait DBOD misalnya, ini adalah awalan agar bisa membangun prestasi olahraga secara bersama-sama. KONI Lampung memiliki wilayah kerjanya sendiri, yang tentu tidak mungkin masuk ke area kerja stakeholder lainnya, demikian pula sebaliknya," ungkap Taufik Hidayat.
Bagi Taufik, yang terpenting saat ini adanya komunikasi intens dalam sinergi ini, sehingga berbagai unsur bisa berjalan beiringan, demi tercapainya satu tujuan besarnya prestasi olahraga Lampung ke depan.
"Membangun olahraga ini tidak sederhana, .aka dari itu perlu konsep jitu dan terinci, agar dalam menjalankan programnya tidak tumpeng tindih, yang justru akan menghambat pola kerja samanya," ujar Taufik Hidayat.
Sementara itu, Kepala Dispora Lampung, Meiry Harika Sari menambahkan, terkait database yang akan menjadi acuan pembinaan atlet ke depan dalam jangka waktu yang lama, pihaknya akan membentuk tim kerja dengan tugas dan kewajiban yang terinci nantinya.
"Jadi nanti siapa yang melakukan, nanti juga akan mengkaji secara cermat terkait roadmap dari jangka pendek, menengah, maupun panjangnya," tambah Meiry Harika Sari.
Terkait desain besar olahraga daerah di Lampung, Dispora sendiri saat ini akan mengkaji agar bisa searah dengan rancangan pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Lampung, agar semuanya bisa benar-benar berjalan secara riil di lapangan. (***)
Editor : Febri Arianto
Berikan Komentar
Sorak bahagia pecah di GSG Karya Bakti, tapi realisasi...
12267
7299
28-Mar-2026
154
17-Mar-2026
230
17-Mar-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia