Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Wali Kota Berikan Umrah Gratis untuk Marbot dan Pengurus Mushola di Bandar Lampung
Lampungpro.co, 28-Oct-2025

Sandy 21812

Share

Dokumentasi HUMAS Diskominfo Kota Bandar Lampung | LAMPUNGPRO.CO

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co) : Suasana haru dan antusiasme mewarnai acara penyerahan bantuan dana hibah kepada mushola se-Kota Bandar Lampung pada Selasa (28/10/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, memberikan kejutan besar dengan mengumumkan tiket umrah gratis untuk 30 orang pengurus mushola.

Kebijakan ini sekaligus menjadi jawaban atas kritik sebagian masyarakat yang selama ini menilai Pemerintah Kota Bandar Lampung jarang memberangkatkan para marbot atau pengurus masjid dan mushola untuk menjalankan ibadah umrah.

“Selama ini banyak yang bertanya, kenapa pengurus masjid atau mushola tidak diberangkatkan. Nah, hari ini bunda tunjuk langsung perwakilan pengurus mushola untuk berangkat,” ujar Wali Kota Eva Dwiana di hadapan para jamaah dan pengurus mushola yang hadir.

Selain pengumuman umrah gratis, Wali Kota Eva Dwiana juga menyalurkan insentif bagi seluruh 581 pengurus mushola di Bandar Lampung.

Bantuan ini diharapkan dapat meringankan kebutuhan para pengurus yang selama ini mengabdi menjaga kebersihan, kegiatan ibadah, serta aktivitas keagamaan lainnya di lingkungan masing-masing.

“Alhamdulillah, hari ini kita bagikan insentif untuk seluruh pengurus mushola. Jumlahnya 581 orang. Nanti bunda akan mengunjungi mushola secara bergantian. Kalau ada yang butuh bantuan, akan kita upayakan,” kata Bunda Eva.

Ia menegaskan bahwa pemerintah kota akan terus hadir mendampingi rumah-rumah ibadah, sekaligus memastikan bahwa kebutuhan dasar untuk kegiatan syiar dan pembinaan umat dapat terpenuhi.

Dalam sambutannya, Wali Kota Eva Dwiana menekankan pentingnya peran mushola sebagai pusat aktivitas keagamaan masyarakat di tingkat lingkungan.

Menurutnya, meski ukurannya lebih kecil dibanding masjid, mushola tetap memiliki fungsi sosial dan spiritual yang tidak bisa diabaikan.

“Meskipun kecil, mushola tetap harus kokoh dalam syiar. Jangan kalah dengan masjid dalam syiar agama,” tegasnya.

Ia berharap bantuan dan perhatian pemerintah dapat mendorong peningkatan aktivitas keagamaan, mulai dari pengajian, pembinaan anak-anak, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan yang rutin dilakukan. (***)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved