BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Mulai akhir Juli 2020, Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung membangun sistem drainase sepanjang 2,9 kilometer di Jalan Letjen Ryacudu (Jalur Dua Korpri), Sukarame, Bandar Lampung. Selain itu, Dinas BMBK juga membangun jalan rigid beton menuju Gerbang Tol Kotabaru, Kabupaten Lampung Selatan, sepanjang 2 kilometer.
Menurut Kepala Dinas BMBK Provinsi Lampung, Mulyadi Irsan, pembangunan jalan utama menuju Bandar Lampung dari Gerbang Tol Kotabaru ini harus diubah total. Selama ini, pembangunannya tidak terintegrasi dengan drainase, sehingga selalu rusak jika hujan.
"Sistem drainase Jalan Ryacudu ini sangat buruk dan ini warisan lama yang kami terima. Sebagus apapun perbaikannya tetap akan rusak, karena drainase tak ada. Air tetap mengalir ke jalan. Padahal di sekitar jalan ini ada embung yang dapat menampung air hujan, namun harus ditata ulang agar embung tersebut dapat menampung air," kata Mulyadi Irsan, kepada Lampungpro.co, Senin (20/7/2020).
Mulyadi mengatakan pembangunan drainase sepanjang 2,9 Kilometer dilakukan di sisi kanan dan kiri Jalan Ryacudu. Sedangkan pembangunan rigid beton tersebut dianggarkan Rp22 Milliar. Pembangunan drainase tujuannya agar ke depan Jalan Ryacudu tidak mengalami kerusakan lagi.
"Artinya kalau kondisi jalan bagus, kendaraan baik dari provinsi maupun luar kota akan melintasi jalan tersebut nyaman dan aman. Tinggal kita menunggu diambil alih pusat yang akan menangani selanjutnya," ungkap Mulyadi. (PRO1)
Berikan Komentar
Kominfo Lampung
581
565
01-Apr-2026
581
01-Apr-2026
773
01-Apr-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia