Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Lestarikan Budaya Daerah, Masyarakat Karo Sukses Gelar Gendang Persadaan di Lampung
Lampungpro.co, 31-Mar-2026

Sandy 233

Share

Ketua Panitia, Kolonel Marinir Marthin Luther Ginting (tengah) | LAMPUNGPRO.CO/Ist

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co) : Semangat melestarikan adat dan budaya terus digaungkan di Provinsi Lampung. Kali ini, masyarakat Karo asal Provinsi Sumatera Utara menghadirkan sebuah perhelatan budaya bertajuk Gendang Persadaan Ginting Mergana yang telah digelar meriah di Gedung GSG Cio Cio, Bandar Lampung, pada Sabtu (28/3/2026).

Acara yang berlangsung sejak Jumat (27/3/2026) diikuti sekitar 700 masyarakat Karo dari berbagai daerah di Lampung. Mengusung tema “Melestarikan Budaya Karo”, kegiatan ini tak sekadar menjadi ajang hiburan, tetapi juga ruang mempererat tali persaudaraan antar marga Ginting, anak beru, anak beru menteri, hingga generasi muda Karo di perantauan.

Ketua Panitia, Kolonel Marinir Marthin Luther Ginting, menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki makna penting bagi keberlangsungan budaya Karo di tanah rantau.

“Kegiatan ini menjadi momentum untuk menjaga dan melestarikan budaya Karo, sekaligus mempererat kekeluargaan antar marga Ginting dan seluruh masyarakat Karo di Lampung,” ujarnya.

Beragam rangkaian acara telah disiapkan panitia untuk memanjakan pengunjung. Mulai dari pertunjukan seni budaya Karo yang autentik, pameran kuliner tradisional, musik daerah, hingga prosesi adat yang sarat nilai filosofis.

Kemudian, menghadirkan bintang tamu dari Medan, Sumatera Utara, dipastikan menambah semarak sekaligus menghadirkan nuansa khas Tanah Karo di tengah masyarakat Lampung.

Tak hanya itu, kegiatan ini juga dirancang sebagai sarana edukasi bagi generasi muda agar tetap mengenal, memahami, dan mencintai adat istiadat Karo di tengah arus modernisasi.

Panitia bahkan mengundang berbagai komunitas lintas suku di Lampung sebagai simbol kebersamaan dalam keberagaman.

Ketua Perbakal (Persatuan Batak Karo Lampung), Sopian Sitepu, berharap kegiatan ini mampu memperkuat persatuan sekaligus menunjukkan peran aktif masyarakat Karo dalam pembangunan daerah.

“Kami berharap kegiatan ini memperkuat persatuan masyarakat Karo sekaligus menunjukkan bahwa pelestarian budaya merupakan bagian dari kontribusi kita dalam membangun Lampung,” katanya.

Melalui gelaran ini, nilai-nilai adat, budaya, dan persaudaraan diharapkan tetap hidup dan terus diwariskan kepada generasi mendatang. Lebih dari itu, kegiatan ini juga menjadi warna tersendiri dalam memperkaya keberagaman budaya di Provinsi Lampung. (***)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved