Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Atur Pakan dan Takaran Sejak Dini, Kunci Ayam Kampung ELBA Produktif Bertelur
Lampungpro.co, 19-Jan-2026

Admin 384

Share

Ilustrasi Pakan. Lampungpro.co

BANDAR LAMPUNG (LAMPUNGPRO.CO): Ayam Kampung ELBA dikenal sebagai ayam unggulan dengan daya tahan tubuh baik dan potensi produksi telur yang stabil. Namun, hasil maksimal tidak datang begitu saja. Manajemen pakan, termasuk jenis dan takaran sejak DOC hingga siap bertelur, menjadi kunci utama keberhasilan beternak ayam ELBA.

Kesalahan pemberian pakan, baik dari sisi kandungan nutrisi maupun jumlahnya, dapat berdampak pada pertumbuhan tidak merata hingga produksi telur yang rendah.

Fase DOC, Pakan Harus Selalu Tersedia

Pada fase DOC hingga usia empat minggu, ayam Kampung ELBA membutuhkan pakan berkadar protein tinggi untuk mendukung pertumbuhan awal.

Takaran pakan pada fase ini berkisar 10–20 gram per ekor per hari, diberikan secara ad libitum atau selalu tersedia. Pakan tipe starter berbentuk crumble dinilai paling sesuai karena mudah dicerna.

Selain pakan, air minum bersih wajib tersedia setiap saat. Peternak juga dianjurkan menambahkan vitamin pada minggu pertama untuk menekan risiko kematian.

Usia 5–8 Minggu, Takaran Mulai Dikendalikan

Memasuki fase grower awal (5–8 minggu), kebutuhan protein ayam mulai menurun. Pada tahap ini, takaran pakan berada di kisaran 30–40 gram per ekor per hari, diberikan dua hingga tiga kali sehari.

Pakan tidak boleh berlebihan agar ayam tidak tumbuh terlalu cepat. Pada fase ini, ayam juga bisa mulai dikenalkan dengan sistem umbaran terbatas untuk meningkatkan aktivitas dan daya tahan tubuh.

Bentuk Tubuh Ideal di Fase Grower Lanjutan

Saat usia ayam 9–14 minggu, fokus pemeliharaan adalah menjaga bentuk tubuh agar tidak terlalu gemuk. Takaran pakan pada fase ini umumnya 50–70 gram per ekor per hari, diberikan pagi dan sore.

Peternak dapat memadukan pakan grower dengan bahan alami seperti dedaunan hijau. Aktivitas fisik ayam perlu ditingkatkan agar metabolisme tetap seimbang.

Pra-Layer, Takaran Dinaikkan Bertahap

Usia 15–18 minggu menjadi masa persiapan menuju produksi telur. Pada fase pra-layer, takaran pakan meningkat menjadi 80–90 gram per ekor per hari.

Kandungan kalsium mulai ditambahkan secara bertahap untuk mendukung pembentukan cangkang telur. Namun, peternak disarankan belum memberikan pakan layer penuh agar ayam tidak stres saat mulai bertelur.

Mulai Bertelur, Kebutuhan Pakan Maksimal

Memasuki usia 19 minggu ke atas, ayam Kampung ELBA umumnya mulai bertelur. Pada fase ini, kebutuhan pakan meningkat menjadi 100–120 gram per ekor per hari, tergantung bobot badan dan tingkat produksi telur.

Pakan layer dengan kandungan kalsium tinggi diberikan secara teratur, dua kali sehari. Kekurangan pakan atau kalsium dapat menyebabkan produksi telur menurun atau cangkang telur menjadi tipis.

Manajemen Tepat, Produksi Lebih Stabil

Peternak dianjurkan melakukan pergantian pakan secara bertahap selama tiga hingga lima hari, menjaga kebersihan tempat pakan dan minum, serta menambahkan vitamin atau probiotik secara berkala.

Dengan pengaturan jenis dan takaran pakan yang tepat sejak dini, ayam Kampung ELBA dapat tumbuh sehat dan menghasilkan telur secara optimal. Manajemen pakan yang baik tidak hanya meningkatkan produksi, tetapi juga membuat usaha ternak lebih efisien dan berkelanjutan. (ils)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Belum Kena di Saya, Bukan Berarti Tidak...

Lampung ini bukan hanya soal “saya sudah dapat apa”,...

911


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved