BANDAR LAMPUNG (LAMPUNGPRO.CO): Ayam Kampung ELBA dikenal sebagai ayam unggulan dengan daya tahan tubuh baik dan potensi produksi telur yang stabil. Namun, hasil maksimal tidak datang begitu saja. Manajemen pakan, termasuk jenis dan takaran sejak DOC hingga siap bertelur, menjadi kunci utama keberhasilan beternak ayam ELBA.
Kesalahan pemberian pakan, baik dari sisi kandungan nutrisi maupun jumlahnya, dapat berdampak pada pertumbuhan tidak merata hingga produksi telur yang rendah.
Pada fase DOC hingga usia empat minggu, ayam Kampung ELBA membutuhkan pakan berkadar protein tinggi untuk mendukung pertumbuhan awal.
Takaran pakan pada fase ini berkisar 10–20 gram per ekor per hari, diberikan secara ad libitum atau selalu tersedia. Pakan tipe starter berbentuk crumble dinilai paling sesuai karena mudah dicerna.
Selain pakan, air minum bersih wajib tersedia setiap saat. Peternak juga dianjurkan menambahkan vitamin pada minggu pertama untuk menekan risiko kematian.
Memasuki fase grower awal (5–8 minggu), kebutuhan protein ayam mulai menurun. Pada tahap ini, takaran pakan berada di kisaran 30–40 gram per ekor per hari, diberikan dua hingga tiga kali sehari.
Pakan tidak boleh berlebihan agar ayam tidak tumbuh terlalu cepat. Pada fase ini, ayam juga bisa mulai dikenalkan dengan sistem umbaran terbatas untuk meningkatkan aktivitas dan daya tahan tubuh.
Saat usia ayam 9–14 minggu, fokus pemeliharaan adalah menjaga bentuk tubuh agar tidak terlalu gemuk. Takaran pakan pada fase ini umumnya 50–70 gram per ekor per hari, diberikan pagi dan sore.
Peternak dapat memadukan pakan grower dengan bahan alami seperti dedaunan hijau. Aktivitas fisik ayam perlu ditingkatkan agar metabolisme tetap seimbang.
Usia 15–18 minggu menjadi masa persiapan menuju produksi telur. Pada fase pra-layer, takaran pakan meningkat menjadi 80–90 gram per ekor per hari.
Kandungan kalsium mulai ditambahkan secara bertahap untuk mendukung pembentukan cangkang telur. Namun, peternak disarankan belum memberikan pakan layer penuh agar ayam tidak stres saat mulai bertelur.
Memasuki usia 19 minggu ke atas, ayam Kampung ELBA umumnya mulai bertelur. Pada fase ini, kebutuhan pakan meningkat menjadi 100–120 gram per ekor per hari, tergantung bobot badan dan tingkat produksi telur.
Pakan layer dengan kandungan kalsium tinggi diberikan secara teratur, dua kali sehari. Kekurangan pakan atau kalsium dapat menyebabkan produksi telur menurun atau cangkang telur menjadi tipis.
Peternak dianjurkan melakukan pergantian pakan secara bertahap selama tiga hingga lima hari, menjaga kebersihan tempat pakan dan minum, serta menambahkan vitamin atau probiotik secara berkala.
Dengan pengaturan jenis dan takaran pakan yang tepat sejak dini, ayam Kampung ELBA dapat tumbuh sehat dan menghasilkan telur secara optimal. Manajemen pakan yang baik tidak hanya meningkatkan produksi, tetapi juga membuat usaha ternak lebih efisien dan berkelanjutan. (ils)
Berikan Komentar
Lampung ini bukan hanya soal “saya sudah dapat apa”,...
911
KOPI PAHIT
911
Bandar Lampung
1448
217
19-Jan-2026
210
19-Jan-2026
177
19-Jan-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia