Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Bajafash 2018 Padukan Musik Jazz dan Keindahan Pantai
Lampungpro.co, 03-Mar-2018

1193

Share

Bajafash 2018 akan berlangsung mulai 16-17 Maret mendatang di Batam View Beach Resort

BATAM (Lampungpro.com): Bajafash 2018 akan berlangsung mulai 16-17 Maret mendatang di Batam View Beach Resort. Menariknya, acara tersebut akan memadukan musik jazz dengan keindahan pantai.

Tahun ini merupakan kali keempat pelaksanaan Bajafash. Menurut informasi yang berdedar, musisi yang akan tampil tidak hanya dari dalam negeri. Tapi juga dari negeri tetangga. Deretan musisi yang telah dipastikan tampil di antaranya Glenn Fredly, Indro Hardjodikoro, Balawan & Batuan Etnik, Janine Annice, Soukma dan Steve Thornton.

Selain mereka, Bajafash juga mendatangkan pesohor musik jazz dari Malaysia, Dato Nik Azmi. "Tahun ini mengusung tema Representing Diversity in South-East Asia. Bajafash akan menyatukan dan menyeleraskan keragaman negara-negara di Asia Tenggara. Tentu saja melalui musik dan peragaan busana," kata Pendiri Batam Jazz Society (BJS), Indina Putri Fadjar.

Bajafash tahun ini akan terasa lebih seru karena akan ada music camp, jamming session dan fashion show. Bayangkan, selama dua hari pengunjung tidak hanya menyaksikan pagelaran musik, tapi juga belajar musik dari para musisi tingkat dunia.

Untuk yang ingin menghadiri music camp, disarankan langsung pesan kamar di Batam View Beach Resort. Sebagai bocoran, beberapa musisi  akan hadir pada Jumat (15/3/2018) sore hari WIB. Jadi bisa berinteraksi santai dengan mereka sambil mengulik ilmu para musisi.

"Yang paling ditunggu penikmat jazz ialah jamming session, dimana para musisi jazz Asia Tenggara akan berkolaborasi di satu panggung," kata Indina.

Dengan mengusung konsep outdoor dan indoor, Bajafash 2018 dinilai mampu menyentuh segenap penikmat musik dari Indonesia maupun mancanegara. Secara posisi, Batam View Beach Resort berada di kawasan Nongsa. Atau hanya satu jam pelayaran menggunakan feri dari Singapura.

"Tanpa melupakan konsep musik dan fashion dalam satu panggung, Bajafash 2018 akan menampilkan fashion show dari beberapa desainer Indonesia dan mancanegara. Untuk pertama kalinya, Bajafash mengusung sunset jazz dalam nuana khas pantai tropis di kawasan wisata premium kota Batam," kata Indina menambahkan.

Acara lain yang juga ditunggu para sophaholic ialah gelaran product showcase. Selain memamerkan karya di atas catwalk, para designer juga memamerkan beragam produknya. Sulit untuk menahan godaan belanja di Bajafash karena produk fashion berkualitas dan harganya terjangkau.

Deputi Bidang Pemasaran Nusantara I Gde Pitana mengatakan, Bajafash tidak hanya memanjakan penggemar musik jazz, tapi juga sebagai ajang promosi industri kreatif di bidang fashion. Diharapkan dari ajang itu Batam tidak hanya terkenal dengan wisata kuliner dan belanja.

"Event itu diharapkan membawa Batam ke level yang lebih tinggi, yaitu wisata pertunjukan dan khusus yang memang belum digali secara maksimal," ujar Pitana didampingi Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Kawasan Kepri, Hendri Noviardi.

Pitana menambahkan, dari acara yang berkelanjutan setiap tahunnya, diharapkan apresiasi masyararakat terhadap musik akan semakin tinggi. Sehingga orang lebih menghargai profesi musisi dan desiner busana
beserta karya-karyanya. Tidak menutup kemungkinan, kelak Batam juga dikenal sebagai kota rujukan fashion di Asia Tenggara," tukas Pitana.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, Bajafash 2018 dapat menjadi magnet pariwisata. Event itu juga bisa menarik lebih banyak Wisatawan Nusantara hingga mancanegara. Perhelatan itu juga diharapkan bisa
mengangkat Batam hingga lebih dikenal mancanegara.

"Karena keberadaan festival jazz bisa menjadi barometer suatu destinasi wisata untuk lebih populer," kata Arief.

Bajafash yang telah menjadi agenda tahunan Kota Batam itu memiliki daya tarik wisata tersendiri dan pelengkap keindahkan Great Batam. Pihak penyelenggara pun telah berkerjasama dengan pihak hotel dan
travel untuk memberikan kenyamanan wisatawan yang berkunjung.

"Mudah-mudahan jazz itu menjadi salah satu atraksi yang menarik bagi wisatawan yang berkunjung ke Batam," kata Menpar mengakhiri.

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16731


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved