Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Banjir Nunyai Rajabasa Kembali Macetkan Jalan, Ekor Kemacetan hingga Umitra
Lampungpro.co, 15-Mar-2022

Amiruddin Sormin 1884

Share

Kondisi Jalan ZA Pagar Alam dari arah Natar menuju Bandar Lampung saat banjir di Nunyai. LAMPUNGPRO.CO/AMIRUDDIN SORMIN

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Hujan deras berdurasi pendek, membuat kembali membuat Jalan ZW Pagar Alam tepatnya di Kelurahan Rajabasa Nunyai, Kecamatan Rajabasa Bandar Lampung, dikepung banjir, Selasa (15/3/2022) pukul 15.30 WIB. Akibatnya, akses utama dari dan menuju Bandar Lampung itu macet total sepanjang lebih dari 2 km hingga depan Universitas Mitra Indonesia (Umitra). 


Banjir yang menjadi langganan di kawasan ini membuat petugas merekayasa arus lalu lintas agar kemacetan terurai. Petugas memberlakukan contraflow dari lampu merah Terminal Rajabasa hingga flyover Rajabasa. 

Di lokasi banjir tampak satu unit ekskavator dikerahkan untuk membantu mengurai debit air yang meluap akibat berbagai material yang menumpuk di saluran air yang bersebelahan dengan lokasi pembangunan Living Plaza. 

Aktivis eksavator itu membuat petugas menutup sisi kiri Jalan ZA Pagar Alam, sehingga seluruh kendaraan dari arah Rajabasa menuju Natar dialihkan contraflow satu jalur. 

Rekayasa lalu lintas ini juga membuat arus lalu lintas dari arah Natar menuju Bandar Lampung melambat. Namun karena volume kendaraan yang menuju Bandar Lampung sedikit, tak terjadi kemacetan.

Sebaliknya, banjir yang terjadi pada jam pulang kerja itu membuat ekor kemacetan hingga depan Umitra. Hingga berita ini diturunkan banjir dan kemacetan masih terjadi.

Menurut catatan Lampungpro.co, sejak proyek Living Plaza menguruk lokasi yang semula embung air ini, banjir kerap merendam hingga selutut kaki orang dewasa.bMeski durasi banjir berkisar 1 jam, genangan air selalu membuat kemacetan.

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, kepada wartawan saat evaluasi setahun memimpin Bandar Lampung, pada 1 Maret 2022 lalu, menyebutkan akan mengevaluasi pembangunan Living Plaza ini jika memang terbukti menjadi biang keladi banjir. (***)

Editor: Amiruddin Sormin

 

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

15719


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved