Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Bayi Jerapah di Taman Safari Indonesia diberi Nama "Bimo" oleh Menpar
Lampungpro.co, 04-Aug-2017

1145

Share

Bromo Tengger Semeru sendiri berada di empat kabupaten, yaitu Kabupaten Malang, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Pasuruan. Karena itu, Badan Otorita Pariwisata Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) nanti akan dikelola dengan cara single destination single management.

Kabupaten Pasuruan memiliki sejumlah atraksi unggulan. Antara lain daya tarik wisata alam unggulan yang dikemas sebagai kawasan eco resort & organic farm yaitu Kaliandra. Lalu daya tarik wisata budaya, Candi Jawi dan Candi Belahan.

Sedangkan daya tarik wisata buatannya, ada Taman Dayu Golf Club and Resort dan Finna Golf and Country Club, Taman Safari II. Baobab Safari Resort tidak hanya berfungsi sebagai amenitas di dalam kawasan Taman Safari II, tetapi juga atraksi dengan point of interest yang dapat menarik kunjungan wisatawan.

"Keduanya akan meningkatkan keunggulan kompetitif pariwisata Pasuruan dan BTS. Akses menuju Baobab Safari Resort juga mudah, dari Bandara Internasional Juanda di Surabaya, Bandara Abdul Rachman Saleh di Malang, serta jalan tol Malang-Pandaan untuk mengakomodir wisatawan dari luar Jawa Timur," ujarnya.

Indonesia, kata Arief Yahya, punya potensi atraksi yang kuat, tetapi masih lemah di environmental sustainability. "Pengalaman menunjukkan, bahwa alam yang dimanfaatkan untuk pariwisata dengan cara yang lestari, akan semakin menyejahterakan masyarakat. Semakin dilestarikan, semakin mensejahterakan," kata dia.

Dia mengingatkan prinsip pengembangan pariwisata yang berkelanjutan atau Planet, People, Profit (3P). Taman Safari Indonesia group, dinilai memiliki destinasi wisata yang concern dengan isu ini. Mereka terus menerus dan turun temurun menjadi tempat wisata keluarga yang berorientasi pada konservasi habitat satwa di alam bebas, dan berwawasan lingkungan.

Menpar dalam press conference juga menjelaskan, persaingan di masa kini adalah yang cepat mengalahkan yang lambat. Karena itu dia mengingatkan, agar Jatim bergerak lebih cepat. "Mumpung branding Wonderful Indonesia semakin berkobar di dunia, mengalahkan Malaysia dan Thailand," ujar Arief Yahya.

1 2 3 4

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

17328


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved