Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Bed Dryer Pangkas Waktu Pengeringan Gabah, dari Tiga Hari Jadi Delapan Jam
Lampungpro.co, 06-Aug-2026

Adi 195

Share

Wakil Gubernur Jihan Bersama Salah Satu Perwakilan Gabungan Kelompok Tani | Lampungpro.co/Dok.Kominfo

LAMPUNG TENGAH (Lampungpro.co): Petani di Kampung Tanjung Harapan, Kecamatan Seputih Banyak, Kabupaten Lampung Tengah, kini memiliki fasilitas pengering gabah atau bed dryer. Bantuan Pemerintah Provinsi Lampung tersebut diharapkan dapat mempercepat proses pascapanen sekaligus meningkatkan kualitas dan nilai jual hasil pertanian.

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela meninjau langsung fasilitas pengering gabah tersebut, Rabu (5/8/2026).

Salah satu perwakilan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), Ihsanudin, mengatakan bantuan tersebut telah diterima sekitar satu minggu sebelum kunjungan. Menurutnya, keberadaan alat pengering itu menjadi solusi yang telah lama dinantikan para petani.

Selama ini, petani masih mengandalkan panas matahari untuk mengeringkan gabah dengan cara menjemurnya di halaman rumah. Proses tersebut membutuhkan waktu sekitar tiga hari ketika cuaca cerah dan bisa berlangsung hingga satu minggu saat musim hujan.

Dengan menggunakan pengering gabah, waktu pengeringan dapat dipangkas menjadi sekitar delapan jam. Alat tersebut memiliki kapasitas pengeringan hingga 20 ton gabah per hari.

"Alhamdulillah, kami telah mendapatkan bantuan bed dryer. Kami sangat bersyukur karena alat ini memang sudah lama dinantikan oleh para petani," kata Ihsanudin.

Ia menjelaskan, fasilitas tersebut juga membantu petani memenuhi standar kadar air gabah yang ditetapkan Perum Bulog. Selama ini, kadar air gabah hasil panen petani rata-rata masih sekitar 17 persen, sedangkan standar yang dipersyaratkan Bulog berkisar 13 hingga 14 persen.

"Dengan adanya bed dryer ini, kami berharap kualitas hasil panen dapat memenuhi standar sehingga petani memiliki kesempatan yang lebih besar untuk masuk ke pasar yang lebih luas," ujarnya.

Ihsanudin berharap ke depan hasil pertanian dari Kampung Tanjung Harapan tidak hanya dipasarkan dalam bentuk gabah, tetapi juga beras. Dengan begitu, petani bisa memperoleh nilai tambah dari hasil panen sekaligus membuka peluang kemitraan dengan Koperasi Desa Merah Putih.

Sementara itu, Jihan Nurlela mengatakan bantuan pengering gabah merupakan bagian dari Program Integrasi Desaku Maju. Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan nilai tambah sektor pertanian melalui penguatan sarana pascapanen.

Menurut Jihan, selama ini pengeringan gabah secara tradisional menjadi salah satu kendala dalam menjaga kualitas hasil panen agar sesuai dengan standar pasar, termasuk ketentuan Bulog.

"Harapan Pak Gubernur, sejalan dengan arahan Bapak Presiden, adalah menciptakan nilai tambah di desa-desa. Salah satunya dengan menghidupkan kembali Rice Milling Unit (RMU), fasilitas pengeringan hasil panen, serta berbagai sarana pendukung lainnya," kata Jihan.

Ia menjelaskan, melalui Program Integrasi Desaku Maju, pemerintah menyalurkan pengering gabah dan berbagai dukungan pertanian lainnya untuk dikelola bersama oleh kelompok tani.

Jihan berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara bergantian oleh seluruh kelompok tani agar manfaatnya dirasakan secara merata. Ia juga mengingatkan agar pengelolaan bantuan dilakukan secara bertanggung jawab.

"Saya menitipkan agar pengelolaan bed dryer ini dilakukan secara amanah agar manfaatnya benar-benar dirasakan seluruh petani," ujarnya.

Jihan menambahkan, penguatan sarana pertanian menjadi salah satu fokus kebijakan pembangunan Pemerintah Provinsi Lampung, selain pembangunan infrastruktur.

Ke depan, fasilitas bed dryer juga diharapkan dapat mendukung aktivitas Koperasi Desa Merah Putih. Selain membantu meningkatkan kualitas gabah, keberadaan fasilitas tersebut diharapkan mendorong pengembangan UMKM, meningkatkan nilai tambah produk pertanian, serta memperkuat perekonomian masyarakat desa.

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Mereka Turun ke Jalan

Saya melepas mereka dengan bangga. Sayangnya, kebanggaan tidak otomatis...

616


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved