Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Begini Cara Prabowo Turunkan Tarif Listrik 20 Persen
Lampungpro.co, 11-Apr-2019

Erzal Syahreza 889

Share

Pemilu 2019, Prabowo Subianto

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Calon presiden (Capres) nomor urut 02 Prabowo Subianto berjanji akan menurunkan tarif listrik jika terpilih. Prabowo berjanji akan menurunkan tarif listrik dalam 100 hari kerja. Janji itu Prabowo sampaikan dalam beberapa kesempatan. Salah satunya, saat kampanye akbar di Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta akhir pekan lalu.

Prabowo memiliki strategi untuk menurunkan tarif listrik. Cara yang ditempuh di antaranya ialah mengatur harga batu bara untuk pembangkit listrik. Langkah yang bakal ditempuh Prabowo pun menuai kritik. Sebab, itu bukan perkara mudah.

Anggota tim ekonomi penelitian dan pengembangan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Harryadin Mahardika memberikan penjelasan terkait rencana Prabowo dalam memangkas tarif listrik. Harryadin bilang, target awal yang bakal dipangkas ialah golongan 450 dan 900 VA. Rencananya, tarif listrik golongan tersebut akan dipangkas sampai 20%.

Dia mengatakan, cara untuk memangkas tarif ini ialah mengatur biaya baku pembangkit yakni batu bara. "Intinya target kita menurunkan 20% tarif dasar listrik, 450 dan 900 VA. Itu nanti kita turunkan dengan cara itu tadi. Kita kunci harga batu baranya. Kita atur harga batu baranya," jelasnya, Rabu (10/4/2019).

Untuk golongan lain, dirinya akan melihat dulu dampak dari pengaturan harga batu bara itu. Dia bilang, untuk golongan lain minimal tarifnya tidak berubah.

"Fokus pertama itu, inginnya kita begitu. Kita lihat dulu dampaknya dengan stabilisasi harga batu bara apakah signifikan. Kalau memang bisa kita lanjutkan hal lain, selain batu bara kan ada pembangkit BBM misalnya, apakah bisa lakukan skema yang sama dan penghematan-penghematan lain," jelasnya.

"Tapi keinginannya adalah minimal golongan lain kita stabilkan minimal. Tapi 450-900 VA harus kita turunkan," tambahnya.

Harryadin Mahardika menjelaskan, kunci untuk menurunkan tarif ini ialah penghematan dan pengaturan pada komponen bahan baku utamanya, yakni batu bara. Dengan demikian, dia bilang, penurunan tarif ini tidak memakai instrumen subsidi. "Bukan (subsidi), tapi skema penghematan dan pengaturan komponen terbesarnya, batu bara," jelas Harryadin.

1 2 3 4

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Belum Kena di Saya, Bukan Berarti Tidak...

Lampung ini bukan hanya soal “saya sudah dapat apa”,...

1572


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved