Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Begini Cara Prabowo Turunkan Tarif Listrik 20 Persen
Lampungpro.co, 11-Apr-2019

Erzal Syahreza 891

Share

Pemilu 2019, Prabowo Subianto

Dia menjelaskan, untuk menurunkan tarif listrik sebenarnya ada beberapa konsep. Tapi, yang saat ini didiskusikan oleh tim ialah mengatur tata niaga batu bara yang dijual untuk kebutuhan pembangkit listrik.

"Selama ini kan batu bara untuk pembangkit listrik ya, fluktuatif sekali, nggak bisa diprediksi kadang-kadang juga dapatnya mahal, karena komponen terbesar batu bara sehingga berimbas pada tarif listrik yang tinggi. Yang kita lakukan melakukan pengaturan khusus pembangkit listrik, semacam DMO untuk batu bara listrik," jelasnya.

Dia mengatakan, skema tersebut berbeda dengan domestic market obligation (DMO) saat ini. DMO sendiri merupakan kewajiban produsen batu bara domestik untuk memasok kebutuhan PT PLN (Persero). Lanjut Harryadin, kebijakan yang bakal diterapkan nantinya lebih mengatur soal harga batu bara.

"Ini ada program spesifik khusus untuk batu bara yang dijual di pembangkit listrik yang menggunakan batu bara. Lebih diatur fluktuasi harganya. Dalam ilmu finance hedging dulu harganya, kontrak dulu perusahaan-perusahaan batu bara, kita kontrak dengan harga yang stabil dan diberikan batasan atasannya. Khusus yang kontrak dengan PLN," jelasnya.

Dia menuturkan, dengan harga batu bara yang stabil maka tarif listrik bisa dipangkas sampai 20%. "Dengan itu kita memprediksi kalau kita bisa stabilkan dan level stabilitasnya 20% lebih rendah dari harga sekarang, maka harga tarif dasar listrik bisa kita turunkan 20% dari harga sekarang," paparnya.

Cara Prabowo untuk menurunkan tarif dinilai tidak mudah. Apalagi, penurunan tarif ini dilakukan dengan mengatur harga batu bara. "Saya kira tidak semudah itu menurunkan tarif listrik sebesar 20% kalau memang skema yang ditawarkan bukan subsidi tapi sektor hulu," kata Pengamat Energi Mamit Setiawan.

Mamit menjelaskan, saat ini, harga energi primer batu bara untuk listrik sudah dipatok US$ 70 per ton. Harga ini sudah di bawah harga pasar. Jika harga itu diatur kembali belum tentu pengusaha batu bara setuju karena sudah berhitung investasi untuk produksinya.

1 2 3 4

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Belum Kena di Saya, Bukan Berarti Tidak...

Lampung ini bukan hanya soal “saya sudah dapat apa”,...

1600


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved