Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Buka Musda IKAPI ke-II, Bunda Literasi Lampung Purnama Wulansari Dorong Penguatan Budaya Baca
Lampungpro.co, 24-Jun-2026

Sandy 395

Share

Bunda Literasi Lampung, Purnama Wulansari saat menerima buku dari Ketua PP IKAPI | Lampungpro.co

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co) : Ketua TP PKK Provinsi Lampung yang juga Bunda Literasi Lampung, Purnama Wulansari, menegaskan komitmennya untuk terus mendorong penguatan budaya baca dan pengembangan literasi di Provinsi Lampung. Hal itu disampaikannya saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) ke-II Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) Lampung di Nuwo Baca Lantai III, Perpustakaan Provinsi Lampung, Rabu (24/6/2026).

Kehadiran Bunda Literasi Lampung dalam forum tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap upaya memperkuat gerakan literasi di daerah. Menurut Purnama Wulansari, peningkatan literasi di Lampung tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan banyak pihak, mulai dari organisasi, komunitas, dunia pendidikan, hingga masyarakat secara luas.

Ia menilai, gerakan literasi harus dibangun melalui kebersamaan dan semangat kolaborasi agar mampu mendorong peningkatan minat baca masyarakat di Lampung. Dengan sinergi yang kuat, budaya membaca diharapkan semakin tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat.

“Semoga dengan kebersamaan dalam satu tujuan untuk meningkatkan literasi di Provinsi Lampung, kita bisa terus meningkatkan minat baca masyarakat,” ujar Purnama Wulansari.

Bunda Literasi Lampung itu juga menyampaikan bahwa saat ini ada perkembangan positif dalam dunia literasi di Lampung, terutama dari kalangan pelajar. Hal tersebut terlihat dari meningkatnya kunjungan siswa ke Perpustakaan Provinsi Lampung, serta berbagai program yang dijalankan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung dalam mendukung budaya baca di lingkungan sekolah.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi sinyal baik bahwa minat baca di kalangan generasi muda mulai tumbuh. Karena itu, momentum tersebut perlu terus dijaga dan diperkuat melalui program-program yang mampu mendekatkan masyarakat dengan buku dan sumber pengetahuan lainnya.

Purnama Wulansari menegaskan, literasi tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan membaca dan menulis semata. Lebih dari itu, literasi merupakan jendela peradaban dan pondasi penting dalam membangun masyarakat yang maju. Literasi, kata dia, menjadi kunci untuk menciptakan masyarakat yang cerdas, kreatif, dan memiliki daya saing.

Di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi digital yang begitu cepat, kemampuan literasi dinilai menjadi kebutuhan yang semakin penting. Masyarakat tidak hanya dituntut mampu membaca informasi, tetapi juga harus memiliki kemampuan untuk memilah, memahami, dan menyikapi informasi secara kritis dan bijak.

1 2 3

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved