Egi mengakui, proses menuju kesepakatan tersebut tidak berjalan mudah. Mediasi berlangsung cukup dinamis, karena pada awalnya PTPN I masih berpegang pada keputusan untuk melanjutkan proses hukum, demi menjaga aturan internal perusahaan.
Namun, ketika kondisi sosial dan ekonomi keluarga Mujiran dipaparkan secara utuh, pertimbangan kemanusiaan perlahan mengambil ruang.
Bupati Egi menilai, alasan PTPN bersedia memaafkan dan menyelesaikan lewat restorative justice ini, setelah Bupati Egi turut memberikan pandangan dari sisi humanisme kondisi usia terdakwa dan lainnya.
Sementara itu, Kepala Kejari Lampung Selatan, Suci Wijayanti mengungkapkan, langkah restorative justice yang dilakukan, selaras dengan arahan Kejaksaan Agung dan Kejati Lampung, karena hukum memang harus ditegakkan, namun tidak boleh kehilangan sisi humanismenya.
"Meskipun hati nurani tidak tertulis di dalam buku hukum, namun rasa keadilan dan nilai kemanusiaan harus tetap menjadi bagian penting, dalam setiap proses penegakan hukum di tengah masyarakat," ungkap Suci Wijayanti.
Suci mengungkapkan, ruang damai sebenarnya telah terlihat sejak awal proses berjalan. Namun upaya tersebut sempat terhambat oleh aturan internal PTPN I, yang ketat dalam menjaga aset negara.
Sebagai tindak lanjut, Kejari Lampung Selatan kini tengah berkoordinasi dengan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kalianda, Lampung Selatan, untuk mengupayakan penangguhan sekaligus pengalihan penahanan terhadap kakek Mujiran.
Berikan Komentar
Anonymous
Orang sudahtua ,lansia dll harus diurus oleh negara bukan cari nafkah sendiri untuk hidup.
Anonymous
Ulang/koreksi:Alhamdulillah. Masih banyak yang mendambakan sila ke 5
Anonymous
Alhamdulillah. Masih banyak yang mendambakan sila ke 6
Anonymous
Orang bisu ingin mengomentari k***s ini, orang buta ingin melihatnya, dan orang tuli ingin mendengarnya
Anonymous
Penegakan hukum memang tidak boleh pandang bulu, tapi juga tak boleh mem**** buta
Anonymous
Orang bisu ingin berkomentar ttg k***s ini, orang buta ingin melihatnya, orang tuli ingin mendengarnya
Anonymous
Total 10 karung getah hilang...Kakek mengaku 2 karung dijual utk ekonomi...8 karung mau tau kemana....dijual sendiri sama petugas PTPN!!!!!!!!
Anonymous
Alhamdulillah berkat upaya bupati Lampung Selatan akhirnya ada titik terang damai. Inilah bKupati yg di hrapkn rakyat . Keputusan yg bijak bgi semua fihak
Anonymous
Alhamdulillah berkat upaya bupati Lampung Selatan akhirnya ada titik terang damai. Inilah bKupati yg di hrapkn rakyat . Keputusan yg bijak bgi semua fihak
Anonymous
Alhamdulillah berkat upaya bupati Lampung Selatan akhirnya ada titik terang damai. Inilah bKupati yg di hrapkn rakyat . Keputusan yg bijak bgi semua fihak
Anonymous
Alhamdulillah berkat upaya bupati Lampung Selatan akhirnya ada titik terang damai. Inilah bKupati yg di hrapkn rakyat . Keputusan yg bijak bgi semua fihak
Anonymous
Alhamdulillah berkat upaya bupati Lampung Selatan akhirnya ada titik terang damai. Inilah bKupati yg di hrapkn rakyat . Keputusan yg bijak bgi semua fihak
Anonymous
Alhamdulillah berkat upaya bupati Lampung Selatan akhirnya ada titik terang damai. Inilah bKupati yg di hrapkn rakyat . Keputusan yg bijak bgi semua fihak
Anonymous
Keputusan yang bijaksana
Anonymous
Perusahaan negara hrs bisa mempertimbangkan kondisi sosial warga setempat.. Yg seharusnya dpt membantu ekonomi warga setiap bulan nya
Saya tidak ingin membahas angka gaji mereka. Angka itu...
426
Bandar Lampung
467
329
08-Jul-2026
426
08-Jul-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia