Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Depan Wamendagri dan Wamenkes, Gubernur Lampung Tegaskan Komitmen Perkuat Strategi Lawan TBC
Lampungpro.co, 15-Apr-2026

Febri 267

Share

Gubernur Lampung Bersama Wamendagri dan Wamenkes | Lampungpro.co/Dok Kominfo

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung dalam mempercepat eliminasi tuberkulosis (TBC) secara berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikannya, saat mendampingi kunjungan kerja Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus dan Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benjamin Paulus Octavianus, di Gedung Semergou Bandar Lampung, Selasa (14/4/2026).

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal mengatakan, kehadiran dua pimpinan kementerian tersebut, menjadi dorongan moril dan penguatan aksi nyata bagi daerah dalam penanganan kasus TBC, khususnya dalam hal penemuan dini dan penatalaksanaan pasien.

​"Kunjungan ini, merupakan bentuk perhatian dan dukungan bagi kami di daerah, untuk memperkuat komitmen dan aksi nyata sebagai upaya percepatan eliminasi tuberkulosis yang berkelanjutan di Lampung," kata Rahmat Mirzani Djausal.

Menurutnya, TBC merupakan tantangan serius yang berdampak langsung pada kesejahteraan sosial dan ekonomi. Pemprov Lampung menyadari, apabila TBC ini sudah terjangkit di tengah masyarakat, tentunya akan sangat menular, akan meresahkan masyarakat, menurunkan produktivitas, dan akan menyulitkan dalam mencapai target-target pembangunan.

​Gubernur selanjutnya memaparkan keberhasilan program Cek Kesehatan Gratis (CKG), yang merupakan bagian dari implementasi Asta Cita Presiden. Melalui CKG, deteksi dini berbagai penyakit tidak menular dapat dilakukan secara masif di tingkat Puskesmas, yang diharapkan mampu menekan angka rujukan di rumah sakit besar seperti RSUD Abdul Moeloek.

​Terkait kinerja kesehatan, Lampung menunjukkan tren positif. Capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) kesehatan pada tahun 2024 mencapai 103% dan meningkat tajam menjadi 131% pada tahun 2025.

Ada pun untuk tingkat kesembuhan atau enrollment pengobatan TBC sensitif obat, Lampung mencatatkan angka 98 persen pada tahun 2025 dan telah mencapai 81 persen pada triwulan pertama tahun 2026.

1 2 3

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved