BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Di balik wajah tampan dan cantik para muli-mekhanai Lampung, ternyata banyak tuntutan yang harus dipenuhi. Selain dituntut mengerti budaya dan pariwisata lokal, muli-mekhanai juga harus pandai berbicara di depan umum. "Sampai kontestasi tingkat provinsi, kita ada waktu latihan selama satu bulan," kata Amelita Maudi Kusuma (20), Muli ari Tulangbawang, saat ditemui Lampungpro.com, Selasa (25/7/2017), di Mal Bumi Kedaton.
Amelita mengaku waktu satu bulan digunakan untuk latihan koreografer, teknik blocking, public speaking, tallent show. Selain itu semua peserta muli-mekhanai diharuskan mengetahui dunia kepariwisataan Lampung beserta adat budaya. "Tallent show yang kita tampilkan hari ini, kita bagi-bagi waktu luang untuk persiapan," kata dia.
Untuk penampilan di panggung, Amelita mengaku sempat mengalami grogi. Namun, berkat usaha keras dan keberanian, ia bisa menutupi grogi. "Tarik napas panjang dulu dan yakin pada diri sendiri bahwa kita bisa."
Sementara, Rian Hidayatullah (21), mekhanai asal Way Kanan mengaku sulit membagi waktu. Namun, karena sudah menjadi tuntutan, ia mengaku siap dengan cara yang natural. "Kesiapan mengalir saja, menggunakan waktu minim dengan usaha maksimal," kata dia. (ESYA/PRO2)
Berikan Komentar
Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...
16976
Lampung Selatan
5536
307
05-Apr-2025
513
05-Apr-2025
333
05-Apr-2025
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia