Selain mempercepat pekerjaan, pemanfaatan Chomix Portable juga membuka peluang optimalisasi limbah dan hijauan pertanian yang tersedia di sekitar Pekon Mataram menjadi bahan pakan yang lebih mudah diolah dan dimanfaatkan.
Ke depan, pengembangan dan pendampingan penggunaan mesin dapat diarahkan pada pengujian konsumsi bahan bakar, standardisasi ukuran hasil cacahan, peningkatan aspek keselamatan, serta evaluasi penggunaan teknologi secara berkala.
Fauzi Ibrahim mewakili tim pelaksana menyampaikan terima kasih kepada Politeknik Negeri Lampung yang telah mendukung kegiatan melalui pendanaan DIPA Polinela Tahun 2026 Nomor 167.62/DST/PL15.8/PM/2026, Pemerintah Pekon Mataram, Kelompok Tani Sidomulyo, mahasiswa pendamping, serta seluruh pihak yang mendukung perancangan, pelatihan, penerapan, dan evaluasi mesin Chomix Portable dua jalur.
Penerapan Chomix Portable menjadi bagian dari upaya Polinela menghadirkan teknologi tepat guna yang dapat digunakan secara langsung untuk membantu menyelesaikan persoalan masyarakat sekaligus mendukung pengelolaan peternakan berbasis potensi lokal. (KRS)
Berikan Komentar
Pernyataan seorang anggota DPR yang mengatakan masih ada ASN...
21958
Bandar Lampung
548
Bandar Lampung
1129
Metro
2303
259
26-Aug-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia