Menurut Agus, seluruh cabor yang menjadi bagian dari kontingen Bandar Lampung semestinya memperoleh kesempatan untuk mengikuti pertandingan sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk cabor biliar.
“Jadi hari-hari ini kita ingin mendapat kepastian bahwa atlet kita dari cabang olahraga biliar bisa ikut serta dalam Porprov,” katanya.
Meski telah mendapatkan penjelasan dari KONI Kota, DPRD belum berhenti melakukan pemantauan. Komisi IV berencana kembali memastikan perkembangan persoalan tersebut hingga mendekati pelaksanaan pertandingan.
“Nanti kita coba pastikan lagi. Kalau hari ini kita sudah mendapat keterangan bahwa KONI bisa memastikan mereka ikut, nanti akan kita lihat lagi perkembangannya sejauh mana. Apakah cabang biliar ini bisa ikut atau tidak,” ujar Agus.
Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Kota Bandar Lampung, Rahmudin, mengatakan RDP bersama Komisi IV membahas dua persoalan utama, yakni kesiapan kontingen Bandar Lampung menghadapi Porprov dan polemik internal yang terjadi dalam kepengurusan cabor biliar.
Rahmudin memastikan persiapan kontingen Bandar Lampung untuk mengikuti Porprov tidak mengalami kendala berarti. Sementara polemik biliar, menurutnya, merupakan persoalan internal organisasi cabor yang harus diselesaikan oleh pihak terkait.
“Kesiapan Bandar Lampung ikut Porprov dan masalah polemik biliar. Kalau polemik biliar, kita secara langsung tidak boleh ikut campur karena itu ranah internal cabor biliar,” jelas Rahmudin.
Berikan Komentar
314
15-Sep-2026
298
15-Sep-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia