Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Executive Forum 2026, Gubernur Lampung Dorong Transformasi Ekonomi Lewat Hilirisasi dan Penguatan SDM
Lampungpro.co, 15-Apr-2026

Febri 198

Share

Gubernur Lampung Saat Menerima Penghargaan | Lampungpro.co/Dok Kominfo

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung dalam melakukan transformasi ekonomi, melalui penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan hilirisasi komoditas unggulan.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal mengatakan, pihaknya menyoroti tantangan struktural ekonomi Lampung. Meskipun Lampung merupakan provinsi terpadat kedua di Sumatera dengan populasi hampir 9 juta jiwa, namun mayoritas masyarakat masih bergantung pada sektor pertanian, dengan pendapatan yang belum memadai.

"Lampung adalah penghasil kopi, jagung, dan singkong nomor satu dan dua di Indonesia. Namun selama ini, komoditas kita keluar dalam bentuk mentah, sehingga hilirisasi menjadi harga mati, agar nilai tambah ekonomi tetap tinggal di Lampung dan dinikmati oleh petani," kata Rahmat Mirzani Djausal saat menjadi pembicara dalam Executive Forum 2026, Selasa (14/4/2026).

Gubernur juga memaparkan program unggulan "Desaku Maju," yang berfokus pada peningkatan produktivitas desa, termasuk penyediaan alat pengering (dryer), untuk komoditas pertanian guna memastikan standar kualitas industri.

Selain itu, dalam hal peningkatan kualitas SDM, Pemprov Lampung mulai mengirimkan tenaga kerja terampil ke Jepang, untuk mendapatkan keahlian teknis yang diharapkan dapat diaplikasikan saat kembali ke daerah.

Terkait potensi energi, Lampung memiliki aset strategis berupa Green Energy di Ulu Belu, Tanggamus, yang merupakan satu-satunya di dunia. Potensi ini, ditambah dengan rencana pembangunan solar cell di Bendungan Marga Tiga, akan menjadi fondasi bagi pengembangan empat kawasan industri baru di Lampung, termasuk di Way Kanan.

Sementara itu, Wamendagri RI, Akhmad Wiyagus mengungkapkan, pihaknya menekankan pentingnya digitalisasi pemerintahan dan efisiensi anggaran, termasuk pengendalian proyek strategis secara realtime, dan pengelolaan risiko untuk mencegah kebocoran anggaran di daerah.

Pada kesempatan yang sama, dilaksanakan penyerahan penghargaan, di mana Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menerima penghargaan tersebut yang diserahkan langsung oleh Wamendagri Akhmad Wiyagus. (***)

Editor : Febri Arianto

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved