"Kenapa proses tersebut tidak dilakukan di desa? Salah satu jawabannya adalah karena kita belum memiliki sumber daya manusia dan teknologi yang cukup di tingkat desa," jelasnya.
Mirza mencontohkan pemanfaatan mesin pengering melalui Program Desaku Maju. Teknologi tersebut dapat membantu petani mengolah hasil panen sehingga kualitas dan nilai jual komoditas meningkat.
Ia berharap pengembangan unit usaha berskala kecil dengan teknologi tepat guna dapat memperkuat ekonomi desa sekaligus membuka lapangan pekerjaan.
"Inilah desain ekonomi yang menurut saya harus kita kembangkan. Ekonomi harus tumbuh dari desa, menciptakan nilai tambah di desa, dan membuka lapangan pekerjaan di desa," katanya.
Untuk memperkuat kualitas SDM di tingkat desa, Pemprov Lampung tengah menyiapkan program Satu Desa, Satu Sarjana yang ditargetkan mulai dikembangkan pada 2027.
Melalui program tersebut, pemerintah ingin setiap desa memiliki setidaknya satu sarjana yang berasal dari desa setempat. Pendidikan mereka akan mendapat dukungan pemerintah dan diharapkan setelah lulus dapat kembali berkontribusi membangun daerah asal.
"Mereka akan mendapatkan pendidikan dengan dukungan pemerintah dan setelah menyelesaikan pendidikan diharapkan kembali memberikan kontribusi untuk membangun desanya," ujar Mirza.
Berikan Komentar
Saya melepas mereka dengan bangga. Sayangnya, kebanggaan tidak otomatis...
630
325
02-Nov-2026
287
02-Nov-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia