Ia mengatakan, Lampung membutuhkan generasi muda yang memiliki keterampilan di bidang teknologi, permesinan, industri, pertanian modern, serta bidang lain yang mendukung kebutuhan pembangunan.
Karena itu, pendidikan vokasi dan pendidikan berbasis keterampilan juga dinilai penting untuk memperkuat daya saing tenaga kerja di Lampung.
Mirza menjelaskan, pembangunan daerah membutuhkan kerja sama empat unsur utama, yakni pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat.
Pemerintah berperan menyiapkan kebijakan dan ruang pembangunan. Perguruan tinggi menghadirkan ilmu pengetahuan, riset, inovasi, serta SDM. Dunia usaha membuka peluang investasi dan lapangan kerja, sedangkan masyarakat menjadi pelaku utama pembangunan.
"Kalau empat kekuatan ini kita satukan, saya yakin dampaknya akan jauh lebih besar. Inilah kolaborasi yang ingin kita bangun di Provinsi Lampung," katanya.
Mirza menegaskan, Pemprov Lampung terbuka untuk bekerja sama dengan APTISI dan seluruh perguruan tinggi swasta dalam menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan.
"Kami siap berkolaborasi, siap bekerja sama, dan siap bersama-sama mempersiapkan generasi muda Lampung untuk menyongsong masa depan Indonesia," ujarnya.
Berikan Komentar
Saya melepas mereka dengan bangga. Sayangnya, kebanggaan tidak otomatis...
630
325
02-Nov-2026
287
02-Nov-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia