Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Harga BBM Naik, HNSI Bandar Lampung Minta Solar Diprioritaskan dan Ditambah Untuk Nelayan
Lampungpro.co, 06-Sep-2022

Febri Arianto 1092

Share

Ilustrasi solar untuk nelayan. HNSI Bandar Lampung minta kuota solar diprioritaskan bagi nelayan. [Istimewa]

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Bandar Lampung, meminta kuota bahan bakar minyak (BBM) jenis Solar, untuk lebih diprioritaskan bagi nelayan. Hal itu dilakukan, imbas adanya kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). 

Ketua HNSI Bandar Lampung, Kusaeri mengatakan, pihaknya menerima keputusan pemerintah menaikkan harga BBM jenis Solar, meskipun itu sangat berat. Hal itu karena para nelayan, mengharapkan kuota Solar dapat terus dipenuhi dan menjadi prioritas.

"Perlu diperhatikan, terutama adalah kuota atau volume BBM jenis solar untuk nelayan. Harapannya bisa diprioritaskan dan terus berkesinambungan, agar tetap stabil sebelum harga naik kuota fluktuatif," kata Kusaeri dilansir Suara.com (jaringan media Lampungpro.co), Selasa (6/9/2022).

Saat ini, kuota BBM Solar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) berkisar 8 Kiloliter dengan jumlah kapal nelayan di Bandar Lampung berjumlah 2.000 unit. Sehingga HNSI meminta agar jumlahnya ditambah 12 Kiloliter, agar saat kapal nelayan mengisi tidak perlu mengantre panjang.

"Dengan terus tersedianya dan terjaganya kuota Solar untuk nelayan, maka sedikit membantu agar terus produktif. Karena nelayan ini bergantung dengan Solar, untuk melaut dan mencari nafkah," ujar Kusaeri.

Sebagai warga negara Indonesia, HNSI Bandar Lampung menerima kebijakan tersebut, dengan catatan kuota atau volume Solar nelayan bisa ditambah dan benar-benar tepat sasaran.

Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) secara resmi mengumumkan kenaikan BBM jenis Pertalite, Pertamax, dan Solar, Sabtu (3/9/2022). Ada pun harga Pertalite yang sebelumnya Rp7.650 perliter menjadi Rp10.000 perliter.

Sementara Solar subsidi dari Rp5.150 perliter menjadi Rp6.800 perliter. Lalu Pertamax dari Rp12.500 perliter menjadi Rp14.500 perliter, khusus disejumlah daerah termasuk Lampung, ada perbedaan harga Pertamax yakni Rp14.850 perliter di Lampung. (***)

Editor : Febri Arianto


Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

17180


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved