Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Hormati Perjuangan Ulama, Presiden Resmikan Museum Islam Indonesia
Lampungpro.co, 19-Dec-2018

Amiruddin Sormin 783

Share

JOMBANG (Lampungpro.com): Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Museum Islam Indonesia KH Hasyim Asyari di dekat Pondok Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Selasa (18/12/2018) siang. Museum berdiri di atas lahan seluas 4,9 hektare sebagai bentuk penghormatan kepada ulama yang berjasa bagi perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Di dalam Museum Islam Indonesia KH Hasyim Asyari ini terdapat paparan yang menjelaskan proses bagaimana berbagai kelompok Islam seperti Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, dan Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII) menerima Pancasila sebagai dasar negara Indonesia. Sekarang kita harus memberikan informasi pada masyarakat, supaya paham bahwa negara kita perpaduan keindonesiaan dan keislaman sebagai bentuk dalam budaya, dalam hukum. Banyak sekali hukum kita (Islam) yang masuk Undang-Undang kita, ujar Gus Solah, panggilan akrab KH Salahuddin Wahid, cucu KH Hasyim Asyari.

Selain itu, Museum mengoleksi aneka benda bersejarah mengenai masuk dan berkembangnya Islam di Indonesia serta karya-karya para ulama tersebut diharapkan dapat menjadi bahan rujukan tentang Islam di Indonesia. Kita diingatkan bahwa Islam masuk ke Nusantara dengan proses yang sangat damai. Islam berkembang di Indonesia dengan dialog, dengan menggunakan media budaya lokal, seperti syair, wayang, gurindam, kasidah, dan lainnya, ujar Presiden Jokowi dalam sambutannya.

Museum ini menjadi khazanah untuk mengingatkan masyarakat akan kejayaan kerajaan Islam dari Aceh sampai Maluku yang akhirnya turut mengantarkan Indonesia pada kemajuan bangsa di masa kini. Wahana ini juga memberi informasi bahwa pesantren sejak lama aktif mencerdaskan manusia Indonesia.

Saya juga ingin mengingatkan bahwa Indonesia yang kita miliki sekarang dengan bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia, dengan berlandaskan ideologi Pancasila, sejatinya turut dibentuk oleh para ulama, santri, umat Islam, bersama-sama dengan elemen bangsa Indonesia lainnya, ucap Presiden. (PRO1)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16256


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved