JAKARTA (Lampungpro.com)-Indonesia merupakan negara maritim yang memiliki kekayaan ikan sangat berlimpah. Untuk itu pemerintah selalu mengkampanyekan agar masyarakatnya gemar memakan ikan agar pintar. Rencananya dalam memperingati hari kemerdekaan RI akan digelar Festival dan Makan Ikan yang dimulai 1-17 Agustus 2017 dan sekaligus mencari Koki terbaik untuk Istana negara.
Masih ingat saat Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengampanyekan tradisi makan ikan agar masyarakat sehat-sehat. "Yang nggak makan ikan saya tenggelamkan," kata Menteri Susi saat itu. Tentu saja konteksnya untuk bercanda.
Melalui video itu Menteri Susi menekankan pentingnya makan ikan. "Saya ingin mengkampanyekan untuk kita semua agar tambah minat dan menyenangi makan ikan. Karena ikan sehat dan banyak protein," kata Menteri Susi.
Sontak, video itu menjadi heboh dan viral di dunia maya. Dan untuk memperingati 72 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, Kemenkes bersama dengan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) menggandeng Kementerian Pariwisata, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Primarasa.co.id (situs masak Femina Grup) menggelar Lomba Masak Ikan Nusantara. Lomba ini bertajuk Menuju Istana #IkanituENAK.
"Festival ini selain untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI juga menyambut Gerakan Gemar ikan. Ini sekaligus mendukung NawaCita Presiden Jokowi, meningkatkan Kualitas Hidup Manusia Indonesia. Semua kami ajak mengonsumsi ikan yang membuat tubuh sehat, kuat dan cerdas," kata Menteri Kesehatan Nila F Moeloek.
Dari sisi gizi (ikan) sangat berguna. Ikan menurutnya membuat tubuh jadi sehat. Terutama pada ibu-ibu yang hamil. Saya sangat mengharapkan agar ibu hamil mendapatkan) asupan gizi yang baik karena akan melahirkan generasi yang lebih baik, ujar Nla Moeloek
Sosialisasinya pun siap digeber ke seluruh Indonesia. Menuju Istana #IkanituENAK,akan mekakukan roadshow ke beberapa kota di Indonesia, di antaranya Biak Papua (11 Juli), Batam (16 Juli) dan Gorontalo (18 juli). Itu belum termasuk delapan daerah lainnya seperti Sumbar, Kalbar, Jawa Barat DIY, Solo, NTB, NTT dan Sulawesi Selatan. Kami akan melakukan audisi dan bertemu langsung dengan para calon koki istana," katanya.
Dari 11 kota yang dilakukan road show ini akan mencari 30 semifinalis peserta lomba masak ikan nusantara. "Total 30 semifinalis dijurikan menjadi 10 finalis yang akan diadu di Jakarta untuk mencari tiga pemenang yang nantinya berkesempatan memasak untuk Presiden Jokowi," katanya
Pemenang dari masing-masing daerah ini nanti yang terpilih akan diundang ke Istana Negara dan memasak resep andalannya untuk Presiden Jokowi tepat di hari kemerdekaan Republik Indonesia. "Festival ini terbuka untuk seluruh Warga Negara Indonesia, mencari koki terbaik yang dapat mengolah hasil laut menjadi hidangan lezat dan bergizi," katanya
Kementerian Pariwisata juga berada di barisan yang sama. "Kegiatan ini sangat menarik, Kita juga saat ini sedang menggenjot desnitasi wisata kuliner untuk lebih dikenal di mancanegara. Kita akan support untuk pelaksanaan roadshownya," kata Esthy Reko Astuty, Deputi Bidang Pengenbangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar.
Esthy menambahkan acara ini bisa mendorong Pemerintah Daerah bersama dengan stakeholder terkait untuk membangun Destinasi Wisata Kuliner Indonesia yang berdaya saing. Selain itu juga menjadi upaya untuk meningkatkan rasa cinta dan minat masyarakat terhadap kuliner tradisional nusantara, khususnya terhadap menu ikan.
"Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk memperkenalkan makanan tradisional nusantara, khusunya ikan kepada masyarakat luas serta memperkenalkan potensi kekayaan kuliner yang berbasis pada ikan dj seluruh provinsi di Indonesia," katanya.
Bicara soal kuliner, Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya juga seirama dengan Deputinya. Menurut dia, kuliner Indonesia terbukti memiliki daya tarik yang besar, apalagi dengan dinobatkannya rendang sebagai salah satu makanan terlezat di dunia. Hal ini membuktikan bahwa kuliner Indonesia disukai serta siap menjadi salah satu faktor penggerak ekonomi masyarakat
Festival ini sangat mendukung pengembangan Wisata Kuliner Indonesia. Yang tinggal dipikirkan adalah bagaimana mengemasnya menjadi kekuatan yang memiliki commercial value, bukan hanya cultural value. Dorong 10 tempat roadshow itu jadi destinasi wisata kuliner. Andalan masakan berbahan utama ikan, standar restoran yang diandalkan dari Kemenpar, kata Menpar Arief Yahya, yang asli Banyuwangi itu. (*)
Berikan Komentar
Advetorial
1238
Kominfo Lampung
1625
Kominfo Lampung
1634
Kominfo LamSel
1699
Kominfo LamSel
1648
10656
28-Mar-2026
1238
22-Mar-2026
1625
21-Mar-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia