Pada sore hari, bertempat dari Lapangan Mwrseka menuju Taman Ya'ahowu akan digelar pawai budaya yang akan diikuti langsung kepala daerah/wakil kepala daerah dengan menggunakan pakaian adat bernuansa Nias. Masing-masing kontingen juga akan menampilkan atraksi seni budaya saat pawai. "Selanjutnya baru pembukaan resmi dilakukan setelah pawai," ujar Yasokhi.
Atraksi seni dan budaya masih akan berlanjut hingga keesokan harinya. Sementara lomba permainan rakyat akan digelar pasa Sabtu (25/9) di Lapangan Merdeka Gunung Sitoli.
"Akan ada juga Lomba Dayung Perahu Tradisional yang masing-masing perahu akan dihias motif Sobawalarasa berornamen Nias pada hari Minggu," ujar dia.
Selanjutnya Gunungsitoli Night akan disuguhkan pada Minggu (26/9) di Taman Ya'ahowu sebagai bagian dari acara penutupan sekaligus memperingati hari jadi Pemerintah Kota Gunungsitoli ke-9.
"Gunungsitoli Night merupakan pesta hiburan rakyat. Nanti akan ada salah satu artis dari Jakarta juga akan memeriahkan acara ini," kata dia.
Menteri Pariwisata Arief Yahya menyambut baik digelarnya Pesta Yaahowu 2017. Festival yang sempat dihadiri Menkumham Yasonna Laoly di edisi 2016 itu dikatakannya bakal semakin menduniakan Nias.
Apalagi sebelumnya Nias sudah lebih dulu dikenal dengan ombaknya yang menjadi favorit surfer dunia. Nias bakal semakin diperhitungkan dalam peta pariwisata dunia, kata Menpar Arief Yahya.
Berikan Komentar
Lampung Timur
524
Lampung Timur
554
8658
28-Mar-2026
226
20-Mar-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia