Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

KKN di Way Serdang Mesuji, Mahasiswa Unila ini Ciptakan Inovasi Keripik Pelepah Pisang
Lampungpro.co, 27-Jan-2024

Febri 1639

Share

Mahasiswa Unila Saat Ciptakan Inovasi Keripik Pelepah Pisah | Lampungpro.co/Dok Unila

MESUJI (Lampungpro.co): Mahasiswa kuliah kerja nyata (KKN) Universitas Lampung (Unila), berhasil mewujudkan produk inovasi keripik pelepah pisang, melihat batang pisang yang sering kali tidak dimanfaatkan.

Mereka mencoba membuat inovasi, untuk menghasilkan olahan dari batang pisang, yang menjadi peluang usaha dan bisa menambah nilai ekonomis dalam berwirausaha.

Pelaksanaan program kerja diikuti masyarakat Rukun Kampung (RK) I dan II Desa Suka Agung, Kecamatan Way Serdang, Mesuji pada Senin-Selasa (22-23/1/2024).

Kelompok KKN Unila ini terdiri dari Raka Rifaldi Racsyah, Rizky J. Sianturi, Salsabilla Noviya Romadhona, Ivo Sitorus, Dzahra Zhalika Lus Mizar, Anggi Aprilia, Rahmania Dhea Nova, yang didampingi Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. RA. Diana Widyastuti, S.P., M.Si.

Pelepah pohon pisang bermanfaat dalam detoksifikasi sistem pencernaan, menurunkan berat badan, mengontrol kolesterol, mengontrol tekanan darah, menyembuhkan asam lambung, dan menstabilkan gula darah.

Pelepah pohon pisang mengandung nutrisi tannin, saponin, dan flavonoid. Selain itu, pelepah pohon pisang juga kaya akan serat dan kandungan vitamin seperti vitamin A, B, dan C, serta kaya nitrogen dan kalium.

Kriteria pelepah pisang sebagai bahan utama yang digunakan adalah batang pisang bagian dalam dari pohon pisang yang sudah pernah berbuah, disisir atau disayat, sehingga menghasilkan lembaran.

Proses selanjutnya kemudian direndam ke dalam larutan kapur sirih selama satu jam hingga maksimal satu hari, untuk menghilangkan getah dan rasa pahit dari batang pisang, lalu diolah lagi dengan bumbu dapur dan bumbu perasa.

Bagi Kelompok KKN Unila, program kerja ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah pelepah pisang yang kurang dimanfaatkan masyarakat, sehingga dapat memiliki nilai ekonomis tinggi.

Kami berharap, ide ini dapat diadopsi masyarakat sebagai potensi usaha yang dapat mereka kembangkan, kata Penanggung Jawab Program KKN Desa Suka Agung, Salsabilla Noviya Romadhona.

Sementara itu, masyarakat turut merasa senang karena mereka tahu cara mengolah pelepah pisang, yang awalnya tidak terpakai, kemudian bisa menjadi produk bernilai seperti keripik pelepah pisang. (***)

Editor : Febri Arianto

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16715


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved