Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Kondisi Sekolah Dasar di Bandar Lampung Miris, Infrastruktur Sekolah Hampir Roboh
Lampungpro.co, 18-Aug-2026

Sandy 391

Share

Kondisi bangunan infrastruktur sekolah dasar di Bandar Lampung yang rusak | LAMPUNGPRO.CO

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co) : Kondisi infrastruktur sejumlah sekolah dasar (SD) di Kota Bandar Lampung kembali menjadi sorotan. Di tengah besarnya anggaran yang dikelola pemerintah daerah, masih ditemukan sekolah yang membutuhkan perhatian serius, khususnya pada aspek keamanan dan kelayakan bangunan.

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah kondisi ruang belajar yang masih menggunakan kusen dan bagian bangunan yang tampak sudah mengalami kerusakan. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat mengganggu kenyamanan sekaligus keselamatan siswa dan tenaga pendidik saat kegiatan belajar mengajar berlangsung.

Kondisi ini menjadi ironi karena sekolah merupakan salah satu fasilitas dasar yang seharusnya mendapatkan perhatian dalam pembangunan daerah. Sarana pendidikan yang aman dan layak menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang nyaman bagi anak-anak.

Terlebih, persoalan tersebut disebut terjadi di sekolah yang berada di wilayah perbatasan Kota Bandar Lampung dengan sejumlah kabupaten di Provinsi Lampung. Posisi sekolah yang berada di kawasan pinggiran seharusnya tidak menjadi alasan bagi fasilitas pendidikan untuk luput dari perhatian pemerintah.

Di sisi lain, besarnya anggaran yang dialokasikan Pemerintah Kota Bandar Lampung juga menjadi pertanyaan. Salah satu yang disorot adalah anggaran hibah kepada lembaga vertikal yang pada 2026 disebut mencapai lebih dari Rp55 miliar.

Besaran anggaran tersebut kemudian dibandingkan dengan kondisi sejumlah fasilitas pendidikan dasar yang masih membutuhkan perbaikan. Perbedaan kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai skala prioritas pemerintah daerah dalam mengalokasikan anggaran pembangunan.

Pasalnya, masyarakat tentu berharap anggaran daerah dapat memberikan manfaat yang nyata, termasuk memastikan sekolah-sekolah memiliki bangunan yang aman, nyaman, dan layak digunakan oleh para siswa.

Apalagi, anak-anak yang menempuh pendidikan di sekolah dasar merupakan generasi yang sedang berada pada tahap awal pembentukan kemampuan akademik dan karakter. Lingkungan sekolah yang tidak memadai berpotensi memengaruhi kenyamanan mereka dalam mengikuti proses pembelajaran.

Persoalan ini juga tidak semestinya hanya dilihat dari sisi bangunan fisik. Pemerintah daerah perlu memastikan setiap sekolah mendapatkan pemeliharaan secara berkala, sehingga kerusakan kecil dapat segera ditangani sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.

Pertanyaan mengenai penggunaan anggaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) juga perlu dijelaskan secara transparan. Sebab, penggunaan dana BOS memiliki ketentuan dan peruntukan tertentu, sehingga kondisi bangunan sekolah tidak serta-merta dapat dibebankan sepenuhnya kepada dana tersebut.

Karena itu, diperlukan kejelasan mengenai sumber pembiayaan yang menjadi tanggung jawab pemerintah daerah untuk pembangunan dan rehabilitasi fasilitas sekolah, khususnya ketika terdapat bangunan yang kondisinya sudah membutuhkan penanganan.

Pemerintah Kota Bandar Lampung diharapkan tidak hanya fokus pada pembangunan dan pemberian anggaran di sektor-sektor tertentu, tetapi juga memastikan kebutuhan dasar pendidikan menjadi bagian dari prioritas pembangunan.

Kondisi sekolah yang berada di kawasan perbatasan kota juga perlu mendapat perhatian lebih. Jangan sampai kualitas fasilitas pendidikan antara sekolah yang berada di pusat kota dan wilayah pinggiran mengalami kesenjangan yang terlalu jauh.

Pada akhirnya, pembangunan pendidikan tidak cukup hanya diukur dari besarnya anggaran yang disiapkan. Kualitas dan keamanan fasilitas yang digunakan siswa setiap hari juga menjadi indikator penting keberhasilan pembangunan pendidikan.

Karena itu, kondisi sekolah dasar yang masih memerlukan perbaikan perlu segera ditindaklanjuti. Pemerintah daerah diharapkan turun langsung melihat kondisi lapangan, melakukan pendataan, menentukan skala prioritas, serta memastikan perbaikan dilakukan secara tepat sasaran. (***)

Editor : Sandy,

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved