Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Lewat PKM, Dosen Polinela Dorong Pemberdayaan Perempuan Desa Wiyono Lewat Inovasi Buak Tart Pala
Lampungpro.co, 24-Jun-2026

Sandy 956

Share

Tim dosen Polinela saat Pengabdian Kepada Masyarakat di desa Wiyono, Pesawaran | LAMPUNGPRO.CO/Ist

Tak hanya itu, tim pengabdian Polinela juga memberikan pendampingan terkait legalitas usaha. Langkah ini diwujudkan melalui fasilitasi pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) serta pendampingan pendaftaran Sertifikasi Halal.

Legalitas usaha dinilai sangat penting untuk meningkatkan kepercayaan konsumen, memperluas akses pasar, dan membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk ritel modern maupun program pengadaan pemerintah.

Ketua KWT Mentari, Sunari, menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang diberikan tim Polinela. Menurutnya, kegiatan ini memberikan pengetahuan dan keterampilan baru yang sangat dibutuhkan anggota kelompok untuk mengembangkan usaha olahan pala secara lebih profesional dan berkelanjutan.

Ia berharap, program tersebut tidak hanya berhenti pada pelatihan semata, tetapi benar-benar menjadi pintu masuk bagi penguatan ekonomi keluarga melalui usaha berbasis potensi lokal. Kehadiran inovasi produk seperti Buak Tart Pala dinilai mampu membuka peluang usaha baru bagi perempuan desa sekaligus meningkatkan nilai jual komoditas pala yang selama ini menjadi andalan masyarakat Wiyono.

Melalui kegiatan ini, Politeknik Negeri Lampung kembali menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi vokasi yang aktif mendukung pengembangan ekonomi lokal berbasis inovasi dan teknologi tepat guna. Sinergi antara kampus, penyuluh pertanian, pemerintah desa, dan kelompok masyarakat menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem usaha desa yang tangguh, adaptif, dan berkelanjutan.

Pengembangan Buak Tart Pala bersama KWT Mentari diharapkan tidak hanya menjadi program pengabdian biasa, tetapi juga model pemberdayaan masyarakat yang mampu mengangkat komoditas lokal menjadi produk unggulan bernilai ekonomi tinggi. Dengan dukungan inovasi, kemasan, pemasaran digital, dan legalitas usaha, produk olahan pala dari Desa Wiyono diharapkan mampu menembus pasar yang lebih luas sekaligus memperkuat daya saing UMKM desa di era digital. (***)
Editor : Sandy,

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Kontroversi VS Kerja Nyata DPRD Kota Bandar...

Di tengah jalan rusak, banjir, dan berbagai keluhan warga,...

8745


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved