Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Lewat PKM, Dosen Polinela Dorong Pemberdayaan Perempuan Desa Wiyono Lewat Inovasi Buak Tart Pala
Lampungpro.co, 24-Jun-2026

Sandy 1507

Share

Tim dosen Polinela saat Pengabdian Kepada Masyarakat di desa Wiyono, Pesawaran | LAMPUNGPRO.CO/Ist

Melalui pendekatan learning by doing, para anggota KWT Mentari tidak hanya diperkenalkan pada resep dan teknik pengolahan, tetapi juga diajak memahami pentingnya menjaga konsistensi mutu produk. Dengan begitu, produk yang dihasilkan diharapkan mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif.

Ketua Tim Pengabdian, Dr. Widia Rini Hartari, menjelaskan bahwa pengembangan Buak Tart Pala merupakan salah satu strategi diversifikasi produk berbasis komoditas unggulan desa. Menurutnya, pala selama ini tidak hanya bernilai dari biji dan fuli yang banyak dikenal sebagai komoditas ekspor, tetapi juga berpotensi diolah menjadi produk pangan inovatif yang menyasar pasar lebih luas.

“Melalui inovasi ini, kami ingin mendorong agar komoditas pala tidak hanya dijual dalam bentuk bahan mentah, tetapi bisa diolah menjadi produk bernilai tambah yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat, khususnya perempuan di desa,” ujar Widia.

Selain praktik pengolahan produk, peserta juga mendapatkan materi mengenai smart packaging atau kemasan cerdas sebagai salah satu faktor penting dalam meningkatkan daya saing produk UMKM. Materi ini meliputi pemilihan bahan kemasan yang tepat, pembuatan desain label yang menarik, pencantuman informasi produk sesuai regulasi, hingga penggunaan kemasan yang dapat membantu menjaga kualitas dan umur simpan produk.

Dalam pelatihan tersebut, kemasan tidak lagi dipandang hanya sebagai pembungkus atau pelindung produk, tetapi juga sebagai bagian penting dari strategi pemasaran. Kemasan yang baik diyakini mampu membangun identitas merek, meningkatkan kepercayaan konsumen, sekaligus menambah nilai jual produk di pasaran.

Transformasi usaha KWT Mentari juga diperkuat melalui pelatihan pemasaran digital. Dalam sesi ini, peserta dibekali pemahaman mengenai pentingnya memanfaatkan media sosial, marketplace, dan platform digital lainnya sebagai sarana promosi dan perluasan pasar.

Peserta juga diajarkan cara membuat konten promosi sederhana namun menarik, teknik fotografi produk menggunakan telepon pintar, pengelolaan akun media sosial, hingga strategi membangun komunikasi yang efektif dengan calon pembeli. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu KWT Mentari memperluas jangkauan pemasaran tanpa terbatas oleh wilayah geografis.

1 2 3

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Kontroversi VS Kerja Nyata DPRD Kota Bandar...

Di tengah jalan rusak, banjir, dan berbagai keluhan warga,...

9282


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved