Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Mabes TNI Beri Penyuluhan Pencegahan Penanganan Karhutla ke Karyawan PTPN dan Aparatur Desa di Tanjung Bintang
Lampungpro.co, 08-Sep-2026

Febri 369

Share

Mabes TNI Saat Penyuluhan Pencegahan dan Penanganan Karhutla di Tanjung Bintang | Lampungpro.co

TANJUNG BINTANG (Lampungpro.co): Tim Penyuluh Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) TNI bersama Dinas Damkarmat Lampung Selatan bersama dan Polsek Tanjung Bintang, memberikan penyuluhan pencegahan dan penanganan Karhutla pada Selasa (8/9/2026).

Penyuluhan tersebut, menyasar para pegawai dan karyawan di PTPN I Regional VII Unit Kebun Kedaton di Desa Way Galih, serta aparatur desa di Kecamatan Tanjung Bintang.

Manajer PTPN I Regional VII Unit Kebun Kedaton, Luki Perdana Putra mengatakan, pihaknya mengupayakan inisiatif dan kepedulian untuk penyuluhan Karhutla kepada karyawannya, karena ini menjadi isu krusial yang jadi konsen perhatian pemerintah.

"Penyuluhan ini, sejalan dengan pengelolaan perusahaan perkebunan, sebab pencegahan Karhutla tidak bisa dilakukan parsial, tapi harus melibatkan seluruh stakeholder, hingga masyarakat sekitar," kata Luki Perdana Putra.

Luki berharap, penyuluhan ini bisa mengetahui dan menyerap dengan baik, yang harapannya ketika ada aktivitas mitigasi bahaya Karhutla, dapat diimplementasikan dengan baik.

Sementara itu, Camat Tanjung Bintang, Heri Purnomo mengungkapkan, pihaknya turut menyambut baik sosialisasi ini, karena bisa membantu pemerintah menangani Karhutla, yang selama ini menjadi keterbatasan.

"Dengan adanya kegiatan penyuluhan ini, maka kami terbantu dan masyarakat bisa mencegah atau menanganinya sejak dini. Kami imbau masyarakat untuk tidak melakukan bakar bakar, karena akan teridentifikasi hotspotnya," ungkap Heri Purnomo.

Sementara itu, Tim Penyuluh Damkarmat TNI, yang diwakili Kolonel CPM Suhirto menyebutkan, pihaknya hadir untuk membantu masyarakat dalam mencegah dan menangani Karhutla.

"Karhutla ini bukan hanya tugas TNI atau sekelompok lembaga, tapi ini tugas bersama, karena ancaman ini nyata dan jelas akan berdampak ekosistem lingkungan dan ekonomi," sebut Kolonel CPM Suhirto.

Tim Penyuluh Karhutla TNI meminta ada ketegasan dan kelugasan dalam pencegahan dan penanganan Karhutla, sehingga diharapkan tiap desa ada semacam siaga terpadu.

"Dengan adanya semacam Pos Satgas Siaga Terpadu, sehingga bisa terantisipasi sedini mungkin. Kami imbau masyarakat untuk bisa peduli dan tiap desa bisa membentuk pos tersebut," ujar Kolonel CPM Suhirto.

Sementara itu, Kepala Dinas Damkarmat Lampung Selatan, M. Sefri Masdian dalam materinya menjelaskan, Karhutla saat ini menjadi viral di Indonesia bahkan dunia, karena pengaruh dari el nino, hingga menyebabkan curah hujan sedikit, kemarau lebih panjang, serta lebih kering di tahun 2026 ini.

"Kami mencatat untuk di Tanjung Bintang ada 18 peristiwa kebakaran lahan, jadi kami ingatkan kebakaran itu semua akibat faktor aktivitas manusia, baik yang disengaja maupun karena kelalaian," jelas M. Sefri Masdian.

Menurut Sefri, Tim Damkar Tanjung Bintang ada tujuh personel dengan sekali piket ada dua orang. Meski keterbatasan, masyarakat di Tanjung Bintang punya pemikiran kalau kebakaran merupakan tanggung jawab bersama.

"Dengan pemikiran itu, mereka yang selama ini membantu kami menanganinya. Masyarakat harus peduli dalam mencegah dan menangani kebakaran, jangan biarkan kalau ada hal-hal yang membuat kebakaran," ujar M. Sefri Masdian.

Selain Karhutla, hal yang harus diperhatikan terkait korsleting listrik dan masalah kompor gas. Damkarmat Lampung Selatan meminta agar masyarakat untuk memperhatikan kelistrikan di rumah dan tidak meninggalkan kompor saat masak. (***)

Editor : Febri Arianto

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Gabah Dilarang Keluar, Tapi Mengapa Masih Bisa...

Mengapa pembeli dari luar Lampung mampu menawarkan harga gabah...

2964


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved